Berita Terkini
Nasional

Tentang Kaesang Gabung PSI, Ganjar Katakan Semua Orang Punya Hak untuk Berdemokrasi

Oleh Djumaludin, Publik Satu · Minggu, 24 September 2023 20:39 WIB · 2 menit baca
Tentang Kaesang Gabung PSI, Ganjar Katakan Semua Orang Punya Hak untuk Berdemokrasi
Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo mengatakan perlu banyak yang dilakukan untuk memujudkan Indonesia Emas. ((Istimewa))

PUBLIKSATU, JAKARTA- Bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengomentari putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangerap yang secara resmi telah bergabung menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), pada Sabtu (23/9) kemarin. Ganjar tak mempermasalahkan keputusan yang diambil Kaesang dalam menentukan karier politiknya.

"Dalam politik ini, semua orang punya hak untuk berdemokrasi, jadi silakan siapapun," kata Ganjar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (24/9).

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual Lettu AAP, Panglima TNI: Diproses Hukum!

Keputusan politik yang ditempuh Kaesang, berbeda dengan ayahnya Presiden Jokowi dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang merupakan kader PDIP. Ganjar menegaskan, itu merupakan hak bagi Kaesang.

"Ya itulah politik mereka," tegas Ganjar.

Sebelumnya, Kaesang Pangarep resmi terjun ke dunia politik. Peresmian keanggotaan Kaesang dilakukan di kediaman Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/9).

Acara ini dihadiri oleh petinggi PSI seperti Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dan Sekretaris Dewan Pembina Raja Juli Antoni. Hadir pula istri Kaesang, Erina Gundono.

Baca Juga: Pengurus MSH Inkanas Audiensi Ke Polres Baubau

"Hari ini sebuah kegembiraan bagi kami semua, bisa menyambut anggota baru kami, Mas Kaesang," ujar Grace Natalie.

Sementara itu, Kaesang mengatakan, bergabung dengan PSI sudah melalui pertimbangan matang. Dia ingin menjadikan anak-anak muda aktif dalam dunia politik.

"Keinginan kami ingin anak-anak muda itu bisa lebih terlibat di sektor publik. Apalagi di Pemilu anak muda biasanya sebagai objek pasif," pungkas Kaesang.