Berita Terkini
Nasional

Pemerintah Kerja Sama Energi dengan Japan Bank for International Cooperation

Oleh Haeruddin · Rabu, 27 September 2023 14:39 WIB · 2 menit baca
Pemerintah Kerja Sama Energi dengan Japan Bank for International Cooperation
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Gubernur JBIC Hayashi Nobumitsu. ( (Dok. Kemenko Perekonomian))

PUBLIKSATU, JAKARTA - Pemerintah RI melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian mengkonkretkan kerja sama dengan Japan Bank for International Cooperation.

Kerjasama itu meliputi transisi energi dan pemanfaatan sumber energi baru terbarukan sebagai bentuk penerapan energi hijau dan biru (green and blue energy).

Baca Juga: Pemerintah Terus Matangkan Peraturan Pajak Karbon

Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dengan Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Hayashi Nobumitsu di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian RI Jakarta, Selasa (26/9).

"Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai usulan kegiatan untuk program transisi energi kerja sama Indonesia-Jepang, khususnya sebagai tindak lanjut pembentukan Task Force untuk Transisi Energi dan Infrastruktur," kata Airlangga dalam keterangan resmi.

Airlangga menyebut, Indonesia dan Jepang sudah menyepakati pembentukan satuan tugas tersebut yang akan menjadi wadah kolaborasi pemangku kepentingan Indonesia dan Jepang dalam mempercepat pengembangan transisi energi dan infrastruktur pendukungnya.

Baca Juga: Harga Beras Diwaspadai Akan Terus Mengalami Lonjakan

Menko Airlangga dan Gubernur JBIC juga menyetujui sejumlah area kerja sama yang dapat segera diimplementasikan dalam Task Force. Area kerja sama tersebut di antaranya yakni kerja sama peralihan PLTU di Pulau Jawa digantikan dengan PLTA di Pulau Kalimantan serta transmisinya.

Kemudian, peningkatan efisiensi pembangkit listrik geotermal, sumber energi dari green and blue ammonia, serta mengenai Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).

“Indonesia memiliki cadangan bahan baku besar untuk dapat dimanfaatkan sebagai CCUS, dan Jepang dapat menyediakan teknologi terbaru dalam pengembangan sektor ini di Indonesia,” ujar Menko Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Nobumitsu mengatakan bahwa JBIC akan terus mendukung langkah Indonesia dalam program transisi energi dan mitigasi perubahan iklim melalui pengembangan ekonomi ramah lingkungan (green growth).

“Kami percaya Indonesia punya banyak potensi dalam sumber daya energi baru, salah satunya biofuel. Banyak hal yang dapat kita kerjasamakan terkait hal itu, dan kami siap untuk terus mendukungnya,” ungkap Gubernur Nobumitsu.

Semua kegiatan terkait transisi energi tersebut diharapkan dapat segera terimplementasi melalui Task Force yang telah dibentuk Indonesia dan Jepang. Menko Airlangga juga sepakat mempercepat implementasi kegiatan Task Force.