Erick Thohir Tak Ingin Campuradukan Sepak Bola dengan Politik
Bagikan

PUBLIKSATU, JAKARTA - Ketum PSSI Erick Thohir menanggapi isu tentang dirinya akan menjadi salah satu kandidat cawapres di Pemilu 2024. Dengan tegas, pria kelahiran 30 Mei 1970 itu mengatakan tidak ingin memcapuradukkan sepak bola dan politik serta menggarisbawahi komitmennya menjadi Ketua Umum PSSI hingga 2027.
“Gini, jangan dicampur bola sama politik. Kita sudah sampaikan beberapa kali. Tugas saya sebagai Ketua PSSI sampai 2027,” tegas Erick.
Baca Juga: PPP tak Khawatir Jika PSI tidak Mendukung Ganjar Pranowo
Erick kembali menegaskan jika ia menjadikan sepak bola sebagai jalan politiknya, maka hal itu juga ia lakukan sejak dulu. Yakni saat ia menjadi ketua panitia nasional penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, lima tahun silam.
“Kalau memang waktu itu saya ingin cawe-cawe di sepak bola, kenapa waktu itu Persija juara saya nggak running Gubernur DKI? Atau ketika saya sukses Asian Games, kenapa saya nggak jadi Menpora gitu,” ujar Erick memberikan perumpamaan.
Baca Juga: E-Coetentuan Boleh Menjual Barang Lintas Negara Asal Penuhi Ketentuan Ini
Lebih lanjut, Erick menjelaskan bahwa hingga kini ia tidak pernah memposisikan dirinya sebagai sosok politikus dan menurutnya, sampai saat ini ia hanya seorang pejabat publik yang mempunyai tugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Karena saya tidak pernah menempatkan diri saya sebagai politikus. Ya, saya bekerja sebagai public servant. Ya, saya melayani, saya bekerja untuk Pak Jokowi (Presiden RI), pemerintahan,” ucap Erick.
“Saya fokus yang di depan mata aja. Sekarang ada Piala Dunia (U-17) fokusnya situ aja,” pungkas Erick Thohir.