Berita Terkini
Nasional

Imbas El Nino, Bulog Berencana Impor Beras 1 Juta Ton

Oleh Haeruddin · Kamis, 28 September 2023 23:14 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Imbas El Nino, Bulog Berencana Impor Beras 1 Juta Ton
Ilustrasi: Ketersediaan beras

PUBLIKSATU, JAKARTA - Ketersediaan stok beras berupaya dijaga di tengah menurunnya produksi imbas El Nino dan permintaan yang cenderung bertambah. Yakni dengan mengimpor 1 juta ton beras pada tahun depan.

Direktur Supply Chain Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto menjelaskan, upaya itu dilakukan untuk menjamin ketersediaan stok bagi masyarakat.

”Menyiapkan kecukupan stok menghadapi El Nino dan situasi di tanah air sampai dengan panen raya tahun depan,” katanya di Jakarta kemarin (27/9).

Baca Juga: Mendagri Minta Pemda Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Mengantisipasi Kenaikan Harga

Bulog, lanjut Suyamto, siap memperkuat stok cadangan beras pemerintah (CBP) dengan memaksimalkan penyerapan dari dalam negeri. Juga siap menerima rencana tambahan penugasan impor sebanyak 1 juta ton dari pemerintah. ”Yang akan membuat cadangan kita semakin kuat,” imbuhnya.

Suyamto menjamin pasokan CBP yang dikuasai Bulog dalam jumlah yang aman sampai dengan panen raya tahun depan. Beras tersebut juga sedang digelontorkan untuk program bantuan pangan dan operasi pasar yang kini bernama Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) setiap hari sebagai upaya mempertahankan stabilitas harga.

Saat ini jumlah stok beras yang dikuasai Bulog 1,7 juta ton. Pihaknya meminta masyarakat tidak khawatir. ”Pemerintah melalui Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga,” terang dia.

Suyamto mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemantauan intensif terkait harga beras saat ini. Kenaikan harga beras terjadi karena beberapa faktor, baik eksternal maupun internal. Seperti El Nino dan situasi dalam negeri yang memasuki musim tanam.

Hingga kemarin pagi Bulog telah menggelontorkan beras operasi pasar di seluruh Indonesia dengan jumlah total 800 ribu ton. Selanjutnya, akan terus digelontorkan sampai harga stabil.

”Sekarang juga sedang disalurkan beras bantuan pangan untuk bulan September, Oktober, dan November dengan jumlah total sebanyak 641 ribu ton kepada masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia,” terang Suyamto. (dee/c9/fal)

Bagikan