PPP tak Khawatir Jika PSI tidak Mendukung Ganjar Pranowo
Bagikan

PUBLIKSATU, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak merasa khawatir dengan sikap politik putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga Ketua Umum PSI Kaesang Pangerap, jika nantinya tidak mendukung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Sebab, itu hanya dinamika politik dalam berdemokrasi.
Pasalnya, PSI kerap hadir dalam acara deklarasi dukungan partai politik kepada Prabowo Subianto. Kedekatan itu dianggap sinyal PSI akan mendukung Prabowo pada Pilpres 2024.
Baca Juga: Duduk Bersama Johnny Plate, Anang Latif Ungkap Kronologi Dipalak Rp 500 Juta Setiap Bulan
"Kami lebih tertarik membahas bagaimana kami kerja, kami turun, kami hadir di tengah-tengah bersama Pak Ganjar, untuk situasi lain misalnya ada tokoh tertentu, partai politik tertentu, ada pergerakan dari pasangan yang lain, koalisi lain, yaitu lah yang harus terjadi," kata Sekjen PPP Arwani Thomafi di Gedung High End, Jalan Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (27/9).
Arwani menilai wajar, pesta demokrasi saling berebut hati rakyat. Serta menyampaikan gagasan dalam membawa kemajuan Indonesia lima tahun mendatang.
"Karena kontestasi dalam pemilu ya memang harus saling berebut, harus saling menyampaikan visi misi, bagaimana program yang ditawarkan ke masyarakat, apa yang harus dilakukan," ucap Arwani.
Baca Juga: Dirut Bakti Anang Latif Akui Atur Persyaratan Technology Owner di Proyek BTS 4G Bakti Kominfo
Namun, PPP memastikan Ganjar Pranowo akan menindaklanjuti capaian yang sudah dilakukan Presiden Jokowi dalam memimpin Indonesia sembilan tahun terakhir.
"Ya apakah akan menghentikan semua program-program Pak Jokowi lalu mengubah yang baru misalnya begitu, atau kita melanjutkan menghadirkan perbaikan-perbaikan yang lebih baik lagi di masayarakat," tegas Arwani.
Anggota Dewan Pembina PSI Isyana Bagoes Oka memastikan, sampai saat ini partainya belum menentukan dukungan kepada bakal capres yang akan berkompetisi pada Pilpres 2024. PSI memang kerap hadir dalam sejumlah agenda partai politik bakal capres Prabowo Subianto.
Namun, Isyana membantah hal itu merupakan sinyal partainya akan mendukung Prabowo Subianto. "Sampai saat ini kami masih belum menentukan akan berlabuh ke koalisi mana," tegas Isyana, Rabu (27/9).
Menurut Isyana, PSI masih sangat terbuka untuk berkomunikasi politik dengan parpol manapun. "Terkait komunikasi politik tentu bisa dilakukan dengan siapa pun baik partai ataupun sukarelawan," pungkas Isyana.