Berita Terkini
Nasional

Dari 325 Ribuan PPPK Guru yang Bikin Akun di SSCASN, 95% Lebih Telah Finalisasi Pendaftaran

Oleh Haeruddin · Sabtu, 30 September 2023 23:17 WIB · 2 menit baca
Dari 325 Ribuan PPPK Guru yang Bikin Akun di SSCASN, 95% Lebih Telah Finalisasi Pendaftaran
Ilustrasi: pendaftaran CPNS dan PPPK (dok: jpnn.com)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Sebanyak 310.219 honorer sukses mendaftar PPPK guru 2023. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat tepat pukul 00.00 WIB jumlah guru honorer yang membuat akun di SSCASN sebanyak 325.333.

Dari jumlah tersebut yang sudah finalisasi sebanyak 310.219 atau 95,34% telah memfinalkan pendaftaran.

"Sebenarnya tadi malam itu jumlah pelamar pada kebutuhan khusus sudah 95 persen," kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN Suharmen kepada JPNN.com, Sabtu (30/9).

Baca Juga: Pendaftaran PPPK Guru 2023 Diperpanjang, Tapi Banyak Honorer yang Sedih

Deputi BKN ini menceritakan bagaimana detik-detik sehingga pihaknya memutuskan untuk memperpanjang pendaftaran PPPK guru 2023.

Pada 29 September sekitar pukul 18.00 WIB, jumlah pelamar yang sudah melakukan finalisasi sebanyak 278.135 orang.

Jumlah tersebut meningkat pesat dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya 70 ribu orang.

Deputi Suharmen kemudian meminta salah satu direkturnya menghubungi pejabat Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengonfirmasi apakah akan diperpanjang atau tidak.

Jika diperpanjang, maka Kemendikbudristek harus mengajukan surat permohonan perpanjangan.

"Saya baru terima surat dari Kemendikbudristek tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB," ujarnya.

Atas izin Plt. Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto, Deputi Suharmen langsung memproses perpanjangan pendaftaran PPPK guru 2023 malam itu juga.

Sejujurnya, Deputi Suharmen mengaku tidak yakin perpanjangan ini akan menambah banyak jumlah pelamar.

Itu karena posisi tadi malam dari 325 ribuan PPPK guru yang sudah bikin akun di SSCASN, lebih dari 95% telah finalisasi pendaftaran.

"Sebenarnya perpanjangan ini efeknya tidak banyak, apalagi seleksi ini kan tertutup. Artinya, mereka sudah terdata semua, sementara pendaftaran untuk kebutuhan umum belum dibuka," bebernya.