Gara-gara Hasil Minor Tim Beregu Bulutangkis, PBSI Jadi Bulan-bulanan Warganet
Bagikan

PUBLIKSATU, HANGZHOU - Kabar tidak sedap datang dari tim beregu bulutangkis Indonesia nomor beregu putra dan putri.
Salah satu cabang olahraga (Cabor) yang paling diunggulkan Indonesia itu, meraih hasil minor pada kelompok beregu bulutangkis Asian Games 2022.
Baca Juga: Asian Games 2022, Bulu Tangkis Beregu Putri Indonesia Ditaklukkan China
Tampil menghadapi Korea Selatan, tim beregu putra takluk dengan skor 1-3. Digelar pada hari yang sama, Jumat (29/9), di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, Cina, tim beregu bulutangkis Indonesia nomor putri pun harus terhenti lajunya di ajang Asian Games 2022.
Sontak hasil minor ini menyeret Persatuan Badminton Seluruh Indonesia (PBSI) sebagai sebuah federesai menjadi bulan-bulanan warganet yang kecewa dengan raihan prestasi atlet bulutangkis Indonesia di ajang Asian Games edisi 2022 tersebut.
Anthony Sinisuka Ginting menjadi atlet bulutangkis pertama yang mewakili nomor beregu putra pada ajang Asian Games 2022 cabor bulutangkis.
Ginting sapaan akrab pemain tunggal bulutangkis itu menjadi satu-satunya pemain yang memberikan poin untuk nomor beregu.
Baca Juga: Korea Tantang Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Perempat Final Asian Games 2022
Parahnya lagi, tidak satupun perwakilan atlet putri bulutangkis Indonesia berhasil menyumbangkan poin pada nomor beregu putri.
Padahal, pada Asian Games 2018 lalu, kala Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, tim beregu bulutangkis Indonesia masih mendapatkan raihan positif.
Berbanding terbalik dengan raihan prestasi bulutangkis Indonesia pada edisi Asian Games 2018 lalu.
Raihan prestasi ini kemudian disoroti oleh berbagai pihak khususnya masyarakat pecinta bulutangkis.
Sejumlah kecaman juga turut menyasar kepada federasi bulutangkis Tanah Air, tak terkecuali dengan warganet.
Kegagalan tim beregu bulutangkis Indonesia mendapatkan raihan prestasi terbaik pada ajang ini membuat warganet meluapkan kekecewaannya.
Bahkan tidak sedikit warganet yang turut mengecam federasi dengan cara satire.
"Mantap petinggi PBSI pasti bangga dengan prestasi dan perjuangan tim beregu," tulis salah seorang warganet dengan akun @Bang_garr di X.
"Muhasabah dah lo pada semua nyakitin semua, nyakitin terus hasilnya," tulis seseorang dengan akun @lipodiana seperti dikutip JawaPos.com dari aplikasi X.
Bahkan ada pula warganet yang meminta jajaran pengurus seperti ketua umum Agung Firman Saputra dan Alex Tirta (ketua harian) agar mundur atau keluar dari kepengurusan PBSI.
Seperti dilansir JawaPos.com dari aplikasi X, warganet masih merasakan kekecewaan atas capaian minor tim bulutangkis Indonesia. Bahkan, dengan ungkapan satire, warganet kecam federasi dengan ramai-ramai menuliskan cuitan 'we are PBSI'. (jpg)