Olahraga

Hari Pertama Angkat Besi Asiang Games 2022, Tiga Lfter Indonesia tanpa Medali

Oleh Haeruddin · Minggu, 1 Oktober 2023 15:54 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Hari Pertama Angkat Besi Asiang Games 2022, Tiga Lfter Indonesia tanpa Medali
Lifter Indonesia Siti Nafisatul Hariroh saat bertanding di grup B kelas 49kg Asian Games 2022. ((Dok. NOC Indonesia))

PUBLIKSATU, HANGZHOU - Cabang olahraga (cabor) angkat besi mulai dipertandingkan di Asian Games 2022 kemarin (30/9). Ada tiga lifter Indonesia yang tampil di hari pertama. Sayang, tak satu pun dari mereka yang berhasil meraih medali.

Mereka adalah Siti Nafisatul Hariroh di kelas 49 kilogram (kg) putri, serta Juliana Klarisa dan Windy Cantika Aisah di kelas 55 kg putri. Siti yang tampil lebih dulu di grup B 49 kg putri sejatinya menunjukkan performa apik.

Baca Juga: Bulu Tangkis Asian Games 2022, PBSI Tidak Kesalahan Tim Beregu Terulang

Pada snatch, dia masing-masing mengangkat 69 kg, 72 kg, dan 74 kg. Kemudian, di clean & jerk, Siti mulus di dua angkatan, yakni 89 kg dan 92 kg.

Dia hanya gagal di percobaan terakhir clean & jerk seberat 94 kg. Total, Siti mampu mengangkat 166 kg. Terdiri atas 74 kg snatch dan 92 kg clean & jerk.

Lifter 22 tahun itu pun keluar sebagai yang terbaik di grup B. Sayang, total angkatannya belum bisa melebihi lifter-lifter unggulan di grup A. Secara keseluruhan, Siti menempati urutan kesembilan.

’’Siti tampil bagus untuk event sebesar Asian Games ini. Dia menambah jam terbang,’’ kata Dirja Wihardja, pelatih tim angkat besi Indonesia, kepada Jawa Pos melalui pesan pendek kemarin.

Baca Juga: Indonesia Berpeluang Tambah Medali Asian Games 2022 dari Jabang Olahraga ini

Dari kelas 55 kg putri, Juliana dan Windy belum mampu tampil maksimal. Juliana harus puas finis kesembilan dengan total angkatan 185 kg. Terdiri atas 82 kg snatch dan 103 kg clean & jerk. Dia hanya lebih baik dari lifter Thailand Natcha Kaewnoi dengan total angkatan 178 kg.

Sementara itu, Windy mengakhiri pertandingan dengan hasil negatif. Meski sukses mengangkat beban snatch seberat 85 kg, lifter 21 tahun itu gagal mengangkat beban clean & jerk pada tiga kesempatan.

Khusus Windy, 55 kg bukanlah kelas andalannya. Lifter asal Bandung, Jawa Barat, itu aslinya turun di kelas 49 kg. Dia pindah kelas untuk sementara dengan pertimbangan teknis.

’’Insya Allah nanti di Paris (Olimpiade), dia masuk ke 49 kg lagi,’’ tutur Pura Darmawan, manajer tim angkat besi Indonesia.

Dengan hasil itu, tim angkat besi Indonesia kini menyisakan enam atlet lagi untuk bertanding. Mereka adalah Ricko Saputra (61 kg), Eko Yuli Irawan (67 kg), Rahmat Erwin (73 kg), serta Natashya Beteyob (59 kg), Tsabitha Ramadhani (71 kg), dan Nurul Akmal (+87 kg) di putri. (jpg)

Bagikan