BPJS Berikan Penghargaan Faskes Berkomitmen pada RSUD Buton Tengah

PUBLIKSATU, BAUBAU-Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2023 menjadi ajang penting bagi penyelenggara jaminan kesehatan nasional dalam upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan di Indonesia. Dengan tema "Kolaborasi dalam Transformasi Mutu Layanan yang mudah, cepat, dan setara kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional", acara ini mengundang perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan dari seluruh penjuru negeri.
Transformasi Mutu Layanan juga mencakup upaya simplifikasi administrasi pelayanan. Proses administratif yang lebih sederhana, seperti penggunaan KTP saat mengakses layanan kesehatan, tanpa perlu fotokopi berkas, alur layanan rujukan yang efisien, dan digitalisasi pelayanan dan pengklaiman. Selain itu, percepatan penyelesaian pengaduan peserta melalui BPJS Satu menjadi langkah proaktif dalam menjawab kebutuhan peserta JKN.
Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, Indonesia bertekad mencapai cakupan kepesertaan semesta Program JKN atau Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2024. Untuk mencapai tujuan ini, kerja sama dengan pemerintah adalah sangat penting. Melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 telah memberikan dasar yang kuat untuk kerja sama yang lebih erat antara BPJS Kesehatan, kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah dalam menyelenggarakan Program JKN dan memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk.
Baca Juga: Lasarus Raih Penghargaan Legislator Pro Pembangunan Transportasi
Pada kegiatan ini, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan JKN tahun 2023. Untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdapat beberapa kategori, mulai dari dokter praktik perorangan, dokter gigi, puskesmas, dan terakhir kategori klinik pratama. Sedangkan di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) terdapat kategori klinik utama, rumah sakit kelas D, rumah sakit kelas C, rumah sakit kelas B, serta rumah sakit kelas A.
Untuk di wilayah Kepulauan Buton, BPJS Kesehatan Cabang Baubau memberikan penghargaan kepada fasiltas kesehatan (faskes) berkomiten terhadap pelayanan kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam kegiatan launching transformasi mutu layanan pada Senin (02/10).
Penghargaan ini kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Baubau, Hery Zakariah, SSi Apt AAK diberikan sebagai bentuk apresiasi dari BPJS Kesehatan selaku penyelenggara program JKN kepada faskes sebagai penyedia layanan bagi peserta JKN di sarana kesehatan. Menurutnya wilayah kerja Bpjs kesehatan cabang Baubau terdapat sebanyak 18 (delapan belas) faskes berkomiten, yang menerima penghargaan yang terdiri dari Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujuk Lanjut (FKTRL).
“Penghargaan seperti ini setiap tahun diadakan oleh BPJS Kesehatan. Kita ketahui bersama faskes ini adalah ujung tombak terlaksananya trasformasi mutu layanan yang menjadi fokus penting kami di tahun 2023 ini. dengan penghargaan seperti ini maka diharapkan dapat meningkatkan engagement fasilitas kesehatan untuk menyukseskan slogan transformasi mutu layanan ini," kata Hery.
Baca Juga: Jelang Pendaftaran Bacapres, Dikabarkan SBY Bertemu dengan Jokowi
Lebih lanjut Hery mengungkapkan hal yang menjadi point penting dalam penilaian faskes kali ini adalah implementasi janji layanan JKN dan kepatuhan faskes terhadap kontrak kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Diungkapkan Hery, janji layanan yang dimaksud diantaranya menerima Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk pendaftaran pelayanan, tidak meminta dokumen fotokopi sebagai syarat pendaftaran pelayanan, memberikan pelayanan tanpa biaya tambahan diluar ketentuan, tidak melakukan pembatasan hari rawat pasien, serta melayani peserta dengan ramah tanpa diskriminasi.
“Dengan adanya penilaian-penilaian faskes seperti ini kedepannya faskes lain yang belum masuk 3 besar pemenang lomba bisa menunjukkan komitmennya dalam pelayanan kesehatan kepada peserta JKN, supaya ditahun-tahun berikutnya juga bisa menang dan masuk katerogi. Namun menang lomba bukan merupakan tujuan utama kita, tetap pelayanan terbaik kepada pesertalah yang harus menjadi fokus kita, tentu saja BPJS Kesehatan memberikan apresiasi ini sebagai bentuk penghargaan kami kepada faskes,” sambung Hery.
Pemberian penghargaan ini disambut baik oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton Tengah, Kariyadi, dimana RSUD Kabupaten Buton Tengah menerima penghargaan juara satu faskes berkomitmen dengan katergori rumah sakit type D sekedeputian wilayah IX BPJS Kesehatan.
Baca Juga: survei Indikator Politik, Elektabilitas Ganjar di Jawa Timur 43,9 Persen
“Kami sangat gembira dngn adanya penghargaan seperti ini, tentunya dengan apresiasi yang kami terima ini bisa memberikan semangat kami dalam melayani pasien JKN, ini artinya kerja keras kami di lapangan telah dihargai oleh BPJS Kesehatan. Selama ini kami selaku manajemen rumah sakit selalu menghimbau petugas kami baik medis maupun non medis untuk memberikan pelayanan paripurna dengan kualitas terbaik yang didasari keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada semua pasien JKN sehingga dapat meningkatkan kepuasan pasien JKN. Karena kalau pelayanannya Ikhlas maka semuanya akan menjadi lebih mudah,” papar Kariyadi.