Berita Terkini
Internasional

Gedung Putih Kirim Pesan: Putin Tidak akan Dibiarkan Hidup Lebih Lama Lagi

Oleh Ramli Akhmad · Selasa, 3 Oktober 2023 21:31 WIB · 2 menit baca
Gedung Putih Kirim Pesan: Putin Tidak akan Dibiarkan Hidup Lebih Lama Lagi
Presiden Rusia Vladimir Putin (ist)

PUBLIKSATU - Amerika Serikat kembali menegaskan sikapnya untuk terus memberikan dukungan kepada Ukraina dan berjanji mengirimkan lebih banyak bantuan sesegera mungkin.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre membantah bahwa dukungan terhadap Ukraina di kalangan negara-negara Barat semakin berkurang. “Ada koalisi internasional yang sangat kuat di belakang Ukraina,” kata Jean-Pierre ketika berbicara pada konferensi pers Senin (2/10), seperti dikutip dari AFP, Selasa (3/10). “Jika Presiden Rusia Vladimir Putin berpikir dia bisa hidup lebih lama dari kita, dia salah," ujarnya.

Baca Juga: RUU ASN Disahkan jadi Undang-Undang

Jean-Pierre juga mengumumkan “Paket bantuan lain untuk Ukraina segera dikirim,” namun tidak memberikan rincian mengenai jangka waktu atau isi bantuan militer yang akan datang. Katanya disampaikan hanya dua hari setelah Kongres meloloskan rancangan undang-undang pendanaan yang dirancang untuk memungkinkan pemerintah AS berfungsi setelah bulan September dan menghindari penutupan pemerintahan, namun rancangan undang-undang tersebut tidak mencakup bantuan apa pun untuk Kyiv.

Jean-Pierre kemudian mendesak Kongres untuk bergerak cepat. “Mereka tidak perlu menunggu 45 hari untuk menyelesaikannya,” katanya. Namun, beberapa anggota parlemen Amerika khawatir mengenai penggunaan dana yang dikirim ke Ukraina, dan bagaimana pemerintahan Biden ingin mengakhiri konflik tersebut.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Direktur Alat Mesin Pertanian Muhammad Hatta, Amankan Uang Rp 400 Juta

“Anggota kami mempunyai banyak pertanyaan, terutama mengenai ketentuan akuntabilitas atas apa yang ingin kami lihat dengan uang yang dikirimkan,” kata Ketua DPR Kevin McCarthy kepada wartawan, Senin.

Dia juga meminta Gedung Putih untuk mengatur pengarahan bagi anggota parlemen untuk menguraikan kemungkinan jalan keluar dari konflik tersebut.

Masih di hari yang sama, Pentagon memperingatkan bahwa pembatasan anggaran mungkin mempengaruhi kemampuan AS untuk memberikan bantuan kepada Kyiv dan mengisi kembali persediaan senjatanya.

Baca Juga: Mentan Syahrul Yasin Limpo Turut Diduga Terima Gratifikasi Miliaran Rupiah

"Jika permintaan pendanaan tidak dipenuhi, Departemen Pertahanan AS akan terpaksa membatasi pasokannya ke Ukraina," katanya.

Cegah "Government Shutdown", DPR AS Sahkan RUU Anggaran 45 Hari

Minggu lalu, anggota parlemen Ukraina Aleksey Goncharenko memperingatkan bahwa Kyiv tidak mempunyai peluang untuk bertahan tanpa dukungan berkelanjutan dari Washington.