Berita Terkini
Nasional

Regulasi Kelar, Pemerintah Segera Salurkan Rice Cooker Gratis ke Masyarakat

Oleh Haeruddin · Jumat, 6 Oktober 2023 15:48 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Regulasi Kelar, Pemerintah Segera Salurkan Rice Cooker Gratis ke Masyarakat
Ilustrasi: Bantuan rice cooker gratis pemerintah tahun 2023 ( (Dok. JawaPos.com))

PUBLIKSATU, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) untuk merealisasikan bantuan rice cooker gratis ke masyarakat.

Aturan tersebut sebagaimana tertuang dalam Permen ESDM Nomor 11 tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik Bagi Rumah Tangga yang secara resmi diteken Menteri ESDM Arifin Tasrif pada 26 September 2023 dan diundangkan di Jakarta pada tanggal 2 Oktober 2023.

Baca Juga: Menteri Zulhas Persilahkan Seler TikTok Shop Pinda ke E-Commerce Lain

Untuk diketahui, Alat Memasak Berbasis Listrik (AML) adalah pemanfaat tenaga listrik untuk memasak yang berfungsi untuk menanak nasi, menghangatkan makanan, dan mengukus makanan.

"Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik yang selanjutnya disebut Penyediaan AML adalah penyediaan AML dari Pemerintah yang merupakan insentif yang diberikan kepada rumah tangga yang memenuhi kriteria tertentu," bunyi Pasal 1 ayat (2) sebagaimana dikutip dari PermenESDM, Jumat (6/10).

Dalam aturan tersebut juga disebutkan bahwa AML atau Rice Cooker yang diakan diberikan kepada masyarakat memiliki kapasitas pengenal 1,8 liter sampai dengan 2,2 liter. Tak hanya itu, nantinya dalam rice cooker yang dibagikan akan dilengkapi stiker bertuliskan "Hibah Kementerian ESDM dan Tidak untuk Diperjualbelikan", yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dilepas.

Melalui aturan tersebut, ditetapkan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) ditetapkan sebagai penyelenggaraan kebijakan. Sementara Badan usaha yang akan terlibat, terdiri dari PT PLN (Persero) dan PT Pelayanan Listrik Nasional Batam atau PLN Batam.

Baca Juga: Dua Hal Ini Sangat Pengaruhi Pemasaran Produk Kelapa Saat Ini

Pihak-pihak yang terlibat memastikan akan mengutamakan produk dan potensi dalam negeri yang dibuktikan dengan sertifikat tingkat komponen dalam negeri. Dalam hal ini, barang yang akan diberikan kepada masyarakat diwajibkan mencantumkan label SNI dan mencantumkan label tanda hemat energi.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) merancang program bantuan penanak nasi listrik (BPNL) atau bantuan rice cooker gratis bagi keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 680 ribu unit pada tahun ini. Adapun anggaran yang akan dikucurkan mencapai Rp360 miliar.

Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketenagalistrikan, Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM Edy Pratiknyo mengatakan program ini dirancang untuk mendukung pemanfaatan energi bersih.

"Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi listrik per kapita atau e-cooking dan penghematan biaya memasak," kata Edy Pratiknyo dalam acara Forum Dikusi Publik yang dipantau secara daring, Jumat (25/11/2022).

Dalam program ini, ESDM nantinya akan memberikan bantuan senilai Rp 500.000 per KPM yang tentunya akan ada komparansi dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Pertama, dari sisi penghematan biaya menanak nasi.

ESDM mengklaim, menanak nasi menggunakan rice cooker akan menghemat biaya sebesar Rp 6.404 per bulan jika dibandingkan dengan menggunakan kompor LPG 3 Kg. Menurut kajian ESDM, menanak nasi menggunakan LPG 3 Kg memerlukan sekitar 2,4 kg dengan biaya Rp 16.800 per bulan.

Bagikan