Berita Terkini
Nasional

Muhaimin Diminta Pecat Kadernya, Ayah Pelaku Aksi Brutal yang Menyebabkan Meninggalnya Dini Sera Afrianti

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Sabtu, 7 Oktober 2023 18:27 WIB · 2 menit baca
Muhaimin Diminta Pecat Kadernya, Ayah Pelaku Aksi Brutal yang Menyebabkan Meninggalnya Dini Sera Afrianti
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (7/9). ((Muhammad Ridwan/JawaPos.com))

PUBLIKSATU, JAKARTA- Peristiwa meninggalnya perempuan bernama Dini Sera Afrianti di salah satu apartemen Kota Surabaya, Jawa Timur menuai beragam polemik.

Meninggalnya Dini Sera Afrianti, diduga dianiaya oleh kekasihnya yang merupakan anak dari anggota DPR RI fraksi partai PKB yang diketuai oleh Muhaimin Iskandar.

Anak dari anggota DPR RI fraksi partai PKB yang diketuai oleh Muhaimin Iskandar itu memiliki nama lengkap Gregorius Ronald Tannur.

Sebelum meninggal dunia, Dini Afrianti Sera Afrianti sempa tergeletak di depan apartemennya dan fotonya tersebar di berbagai media sosial.

Dugaan sementara, penganiayaan terhadap Dini Sera Afriani itu dilakukan setelah keduanya pulang dari tempat hiburan.

Baca Juga: Gerakan Perekonomian Umat, Mardiono Dirikan Bank Syariah Mu’amalah

Mengingat anak dari Kader Partainya memiliki masalah, Muhaimin Iskandar pun sudah memberi keterangan bahwa ia dan Partainya akan berpihak pada korban.

“PKB berpihak kepada korban,” ucap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar kepada media saat berada di Palembang, Sumatera Selatan.

Menurut Muhaimin Iskandar, peristiwa meninggalnya Dini Afrianti Sera Afrianti dirinya merasa prihatin.

Keprihatinan Muhaimin Iskandar dengan sudah berkoordinasi dengan Partai untuk tetap membela korban, kendati pelaku merupakan anak dari kader PKB bernama Edward Tannur.

“Saya turut prihatin sedih, tentu saya berpihak kepada korban dan keluarganya,” ucap pria yang disapa Gus Imin itu.

Muhaimin Iskandar selain memberikan belasungkawanya terhadap korban, Ia dan partainya akan memberikan pengawalan terhadap kasus hukum yang berlaku.

Baca Juga: Bahas Kondisi Bangsa dan Masa Depan, Anies Temui Jusuf Kalla

“Kami mem-back up penuh keluarganya supaya mendapat hak-ha hukumnya,” lanjut Gus Imin.