Berita Terkini
Nasional

Pengamat UIN Sebut Prabowo Merupakan Titik Tengah, Pilihan Pendukung Ganjar Maupun Anies

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Senin, 9 Oktober 2023 21:43 WIB · 2 menit baca
Pengamat UIN Sebut Prabowo Merupakan Titik Tengah, Pilihan Pendukung Ganjar Maupun Anies
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berbicara dalam Seminar Nasional Kebangsaan bertema Penguatan Peradaban Menyongsong Indonesia Emas 2045. (SALMAN TOYIBI/ JAWAPOS.COM)

PUBLIKSATU, JAKARTA- Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Ali Munhanif, mengatakan capres Prabowo Subianto merupakan titik tengah, yang bisa menjadi pilihan pendukung Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.

Menanggapi hal itu, Ali mengatakan, skema tersebut sangat logis. Terutama jika Prabowo head to head dengan Ganjar. Maka Prabowo bisa saja unggul.

“Saya kira hasil riset Poltracking memang benar. Siapapun yang kalah di putaran pertama, maka akan lari ke Prabowo,” ungkap Ali, Ahad (8/10).

Baca Juga: Ganjar Pranowo Serap Aspirasi Para Ulama saat Bersilaturahmi ke Masyayikh se-Indonesia di Banjar

Dari semua capres yang ada, menurut Ali, Prabowo menjadi titik temu dari polarisasi politik yang terjadi di Pemilu 2019 lalu, bahkan Pilkada Jakarta 2017.

“Harus diakui bahwa Prabowo masih menjadi simbol politik dalam upaya mengakhiri hegemoni PDIP,” ungkap Ali.

Menurutnya, siapapun yang tidak masuk putaran kedua, maka akan lari ke Prabowo. Tidak mungkin suara pendukung Ganjar lari ke Anies, atau suara Anies ke Ganjar.

“Konfiguasi pertarungan tiga capes ini, dalam berbagai sisi menguntungkan Prabowo,” papar pengamat politik yang mengajar di kampus UIN Jakarta ini.

Baca Juga: Makin Mengemuka Nama Gibran Rakabuming untuk Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Selain itu, menurut Ali, Peran Jokowi juga ada. Menurut Ali, Tingkat kepercayaan dan kepuasan publk terhadap Jokowi masih kuat. Sehingga jika Jokowi punya preferensi politik terhadap calon tertentu maka juga akan punya efek signifikan.

“Jokowi tentu punya kepentingan politik khususnya mempertahankan kebijakan-kebijakannya yang belum selesai. Sehingga Jokowi akan memberikan dukungan terhadap capres yang dipercayainya," jelas Ali