Berita Terkini
Nasional

Anies - Muhaimin Terapkan Konsep Peduli Rakyat

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Selasa, 10 Oktober 2023 23:28 WIB · 2 menit baca
Anies - Muhaimin Terapkan Konsep Peduli Rakyat
Pasangan bakal Capres-cawapres, Anies Baswedan-Muhaimin (Iskandar/RMOL)

PUBLIKSATU, JAKARTA- Anies Baswedan Bacapres 2024 memberi pemahaman mengenai program yang akan dilakukan apabila terpilih pemilu 2024 mendatang.

Salah satu konsep yang ingin diterapkan oleh Anies Baswedan, yakni mengenai kepedulian terhadap orang-orang kecil dengan memberi kebijakan yang mudah dan tidak memberatkan.

Penyampaian konsep yang akan dibawa Anies Baswedan itu, disampaikannya saat hadir di Kota Malang, Jawa Timur pada Senin, 9 Oktober 2023 yang lalu.

Kedatangan Anies Baswedan di Kota Malang Jawa Timur itu untuk menemui Kiai Muda NU, Jawa Timur

Kedatangan Anies Baswedan di Kota Malang yang memberikan penyampaian materi terhadap Kia Muda itu videonya tersebar di media sosial X.

Baca Juga: Soal Gibran Masuk Bursa Cawapres Prabowo, Zulhas Katakan Tetap Usulkan Erick Thohir

Akun media social X yang mengunggah cuplikan Anies saat memaparkan sedikit programnya yang akan ditawarkan ke warga saat pemilu 2024 mendatang yakni mengenai kebijakan Tata Ruang.

Baca Juga: Produsen Hoax Pakai Foto Lama Narasikan Anies Baswedan Pakai Baju Tahanan

Dalam video yang diunggah oleh akun X@ronaldy596 pada itu memperlihatkan bagaimana Anies Baswedan yang menyinggung semasa kepemimpinannya di Jakarta.

Pada saat awal menjabat gubernur di Jakarta, Anies Baswedan menemukan adanya Pajak Bumi dan Bangunan yang terlampau tinggi.

Menurut Anies, dia sempat menemukan kebijakan Gubernur sebelum dirinya menjabat pernah naik hingga 500%.

Kenaikan PBB yang terlampau tinggi menurut Anies Baswedan itu merupakan bentuk pengusiran yang dilakukan pejabat secara sopan bagi penduduk yang tinggal di suatu wilayah sejak lama.

“Penduduk miskin diusir secara sopan,” ucap Anies Baswedan dalam pemasaran saat menemui Kiai Muda itu.

Disebutnya dengan pengusiran secara sopan, lantaran rakyat yang tidak kuat membayar pajak tinggi itu nantinya akan tersingkir otomatis lantaran belum melaksanakan kewajibannya.

“Rakyat satu persatu rakyat tersingkir keluar,” sebut Anies Baswedan dalam video unggahan akun X@ronaldy596.