Airlangga Tetap Direkomendasikan Golkar jadi Bakal Cawapres Prabowo

PUBLIKSATU, JAKARTA - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily memastikan, pihaknya mendukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk bisa menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2024. Menurut Ace, keputusan tersebut merupakan hasil rapat dengan DPD partai Golkar se-Jawa Barat.
Pernyataan ini disampaikan Ace dalam acara Golkar Bershalawat digelar untuk memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri Nasional, dan HUT ke-59 Partai Golkar di Lapangan Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (11/10) malam.
"Kami mendukung dengan bulat dan sepenuh hati putra terbaik partai Golkar yang saat ini Menko Perekonomian untuk mendampingi Bapak Prabowo menjadi wakil presiden," kata Ace dalam keterangannya, Kamis (12/10).
Baca Juga: Sejumlah Pihak Mengkhawatirkan Netralitas ASN di Pemilu 2024
Ace menjelaskan, sebanyak 27 kabupaten/kota siap memenangkan Prabowo berpasangan dengan Airlangga Hartarto pada pemilu 2024 mendatang. "Mendukung penuh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto," ucap Ace.
Menurut Ace, acara Golkar Bershalawat merupakan perintah langsung dari Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Ia menyebut, kegiatan serupa juga sudah digelar di Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu.
"Acara Golkar bershalawat merupakan perintah dari ketua umum, saya mendampingi beliau mengikuti Golkar bershalawat di Tuban Jawa Timur. Ketua Umum (Airlangga) memerintahkan kepada kami untuk melaksanakan itu," ungkap Ace.
Baca Juga: Bawaslu Sebut 5 Wilayah Masuk Kategori Paling Rawan di Pemilu
Dalam kesempatan itu, Airlangga mengecam keras perang antara Israel dan Palestina yang sampai saat ini masih berlangsung. Airlangga menyerukan agar seluruh pihak berupaya menghentikan perang yang sudah menelan korban jiwa tersebut.
Bahkan, Airlangga meminta organisasi kerja sama Islam (OKI), Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), dan pemerintah Indonesia turun tangan untuk menghentikan perang Israel-Palestina, secepat mungkin. "Partai Golkar menolak segala bentuk kekerasan apalagi perang bersenjata yang menimbulkan korban ini harus dihentikan," pungkas Airlangga.