Bantah Kesulitan Ekonomi, Ini Alasan Gideon Tengker Tuntut Harta Gono Gini dari Rieta Amilia

P UBLIKSATU, JAKARTA - Ayahanda Nagita Slavina, Gideon Tengker masih terus bersemangat berjuang meminta apa yang menjadi haknya terkait harta gono gini atau harta bersama selama masa pernikahan dengan ibunda Nagita Slavina, Rieta Amilia. Harta bersama yang terdiri dari sejumlah aset seperti rumah dan lain-lain itu diperkirakan mencapai angka Rp 300 miliar. Gideon Tengker ingin aset-aset tersebut dibagi dua.
Baca Juga: Pimpinan KPK Bersurat ke Polda Metro Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan Ketua KPK Firli Bahuri
Tapi Sidang beragendakan mediasi atas kasus tersebut bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sempat beberapa kali ditunda. Penyebabnya, Rieta Amilia selaku principal tidak pernah hadir ke persidangan.
Sebelumnya beredar kabar bahwa Gideon Tengker sedang mengalami kesulitan ekonomi sampai harus melayangkan gugatan perdata menuntut harta gono gini ke Rieta Amilia. Atas hal tersebut, Gideon Tengker diwakili kuasa hukumnya tegas memberikan bantahan.
Baca Juga: KPK Memanggil Mantan Peneliti ICW Donal Fariz Sebagai Saksi Kasus SYL
"Nggak ada kesulitan ekonomi. Saya sempat menemani Om Gideon mau transaksi ASMI di Manado Rp 600 miliar. Aset Om Gideon banyak," ujar Erles Rareral, kuasa hukum Gideon Tengker, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/10).
Menurut Erles Rareral, kliennya menuntut harta gono gini bukan karena terhimpit permasalahan ekonomi. Gideon Tengker hanya ingin meminta apa yang sudah menjadi haknya. "Dimana ketika perkawinan itu selesai, ada yang harus dibagi berdua," kata Erles Rareral.
Baca Juga: Optimistis Indonesia Bisa Menjadi Produsen Pangan Dunia
Rieta Amilia tidak kunjung hadir ke persidangan membuat pihak Gideon Tengker bingung sekaligus kecewa. Padahal dengan dia datang, menurutnya bisa memberikan penjelasan atau mengklarifikasi apabila ada hal-hal yang dinilai kurang pas serta mencarikan penyelesaian terbaik.