Berita Terkini
Entertaiment

Saipul Jamil Sempat Viral Diduga Kasus Narkoba, Begitu Ada Bapak TNI Baru Berani Keluar, Ini Ceritanya

Oleh Ramli Akhmad · Kamis, 11 Januari 2024 16:55 WIB · 2 menit baca
Saipul Jamil Sempat Viral Diduga Kasus Narkoba, Begitu Ada Bapak TNI Baru Berani Keluar, Ini Ceritanya
Saipul Jamil menceritakan penangkapan dirinya. ( Tangkapan Layar Youtube @corbuzier)

PUBLIKSATU, JAKARTA – Penyanyi dangdut Saipul Jamil yang viral pekan lalu di media sosial (medsos) ketika video penangkapannya beredar di medsos. Penangkapan itu, Saipul Jamil disebut-sebut karena kasus narkoba. Tetapi, sehari berikutnya pada Sabtu (6/1), polisi menyatakan hasil tes urinenya negatif.

Mantan suami Dewi Perssik yang pernah dipenjara karena kasus asusila itu menceritakan penangkapannya yang viral itu di saluran siniar Deddy Corbuzier.

Menurut penyanyi dangdut itu, semula dia mengira anggota polisi yang menghampirinya merupakan sekelompok perampok. “Rampok, makanya nggak mungkin polisi begitu kan,” ujar pria yang disapa Bang Ipul dalam Youtube @corbuzier yang dikutip Rabu (10/1).

Saipul Jamil sangat menyayangkan perlakuan tak pantas dari oknum polisi itu. Sebab, saat ditangkap Saipul Jamil dipukul dan diseret. Dia menduga pelaku pemukulan dan penyeretan itu anggota polisi.

“Nah itu (pemukulan) saya tidak terima juga, betul (diseret di jalan), makanya kenapa saya tidak mau ikut mereka? Karena saya takut dan tidak percaya itu Polisi,” jelasnya.

Lantas, Saipul Jamil baru berani keluar dari mobil setelah melihat seorang anggota TNI-AD berpakaian dinas datang ke lokasi. Saat itu Ipul malah berusaha meminta pertolongan. “Begitu ada bapak TNI, saya berani ke depan, baru berani keluar pintu,” tuturnya.

Sementara itu, sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mengaku bahwa anggota polisi yang melakukan penangkapan terhadap Saipul Jamil telah dibebastugaskan sebagai penyidik.

Pembebastugasan dilakukan imbas dari dugaan kekerasan dan makian dalam proses penangkapan asisten Saipul Jamil yang tidak sesuai prosedur. “Di satu sisi kita mengapresiasi upaya anggota unit narkoba Polsek Tambora dalam melakukan penegakan hukum dan memberantas narkoba di wilayah,” kata Syahduddi, Rabu (10/1).

“Di sisi lain, ketika ada indikasi pelanggaran prosedur dalam tindakannya, maka tidak akan segan-segan memberikan punishment kepada setiap anggota yang melanggar,” sambungnya.