Tentang Isu Dinasti Politik, Prabowo: Kami Patriot yang ingin Mengabdi untuk Rakyat

PUBLIKSATU, JAKARTA- Prabowo Subianto, calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) secara resmi menyampaikan keputusannya untuk menggandeng Gibran Rakabuming sebagai bakal cawapresnya di Pilpres 2024.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Prabowo pada Minggu, (22/10) di kediamannya Jalan Kertanegara Kebayoran Baru Jakarta Selatan seusai menggelar rapat bersama anggota KIM.
Usai Prabowo memutuskan untuk menggandeng Gibran Rakabuming isu politik dinasti mencuat, mengingat gibran merupakan anak presiden Jokowi.
Tudingan politik dinasti Jokowi mencuat setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan sebagian uji materi usia capres-cawapres.
Baca Juga: Dinyatakan TMS, Bagi Capres-cawapres Tidak Lolos Tes Kesehatan
Sebelumya Senin (16/10) Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa seseorang yang belum berusia 40 tahun diperbolehkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden selama memiliki pengalaman di pemerintahan seperti berpengalaman sebagai kepala daerah.
Keputusan MK tersebut dinilai banyak pihak sebagai keputusan yang menyalahi hukum.
Mengutip dari ANTARA, Yusril menilai bahwa keputusan MK tersebut merupakan keputusan yang cacat hukum, selain itu Mahfud MD juga menilai bahwa aturannya putusan MK tersebut tidak diperbolehkan.
Putusan MK terkait batas usia Capres-Cawapres tersebut menuai banyak kritik dari netizen dan dinilai sebagai sebuah langkah untuk melenggangkan politik dinasti keluarga Jokowi.
Baca Juga: Putusan MK Tidak Sah, Denny Indrayana: Kalau Terpilih Beresiko Dimakzulkan
Menyikapi hal tersebut dilansir oleh JawaPos.Com dari Antara News, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya merupakan dinasti merah putih yang cinta tanah air.
“O.. dinasti, semua dinasti Bung! Kita jangan cari yang negatif lah, cari yang positif. Orang ingin berbakti apa salahnya?” Tutur Prabowo ketika ditanya terkait Gibran yang dilekatkan dengan dinasti jokowi usai Rapimnas Gerindra, Senin (23/10).
Prabowo juga menyampaikan mengenai dirinya yang merupakan dinasti karena anak dari begawan ekonomi dan pamannya gugur dalam membela tanah air.