Dipertanyakan Sikap PDIP Tak Pecat Gibran Meski Jadi Cawapres Prabowo
Bagikan

PUBLIKSATU, JAKARTA - Keputusan Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres Prabowo Subianto mendapat sorotan publik, tak terkecuali pengamat media sosial, Darmansyah.
Keputusan anak Presiden Jokowi ini menggegerkan publik baik di dunia maya maupun masyarakat luas.
Pria yang kerap disapa Gus Dar ini, mempertanyakan sikap PDI Perjuangan dengan dipinangnya sosok Gibran sebagai cawapres dari Prabowo.
Baca Juga: NCW Soroti Pernyataan Gibran Tenang Pak Prabowo, Saya Ada di Sini'
Pasalnya, PDIP bersikap keras saat Budiman Sudjatmiko bertemu Prabowo beberapa bulan lalu.
"Saya membayangkan PDIP akan marah besar. Harusnya lebih keras dibandingkan reaksi PDIP terhadap Budiman Sudjatmiko saat bertemu Prabowo beberapa bulan lalu," kata Darmansyah dikutip dari Pojoksatu, Kamis (26/10).
Padahal, Gibran sudah jelas melanggar aturan partai. Gus Dar pun merasa aneh dengan posisi putra Jokowi yang masih berstatus kader PDIP.
"Cukup mengherankan. Posisi Gibran akhirnya jadi aneh. Ia masih berstatus kader PDIP sampai hari ini karena belum mengajukan pengunduran diri. Juga tidak diberhentikan, atau dipecat," jelasnya.
Baca Juga: Ruang Frekuensi Radio Jelang Pemilu Diminta Agar Tidak Disalahgunakan
Apalagi, PDIP juga mengusung Capres-Cawapres sendiri, yakni Ganjar - Mahfud. Gus Dar lantas berasumsi terkait drama macam apa yang tengah dimainkan oleh PDI Perjuangan.
Terlebih, Gibran Rakabuming Raka juga masih tercatat sebagai juru kampanye Ganjar dan Mahfud.
"Gibran juga masih tercatat sebagai juru kampanye pasangan Ganjar -Mahfud. Logika yang aneh. Drama apa lagi yang tengah dimainkan?," tandasnya.