Berita Terkini
Nasional

Amran Sulaiman: Pertanian Tradisional Harus Bertransformasi ke Pertanian Modern

Oleh Ramli Akhmad · Minggu, 29 Oktober 2023 11:51 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Amran Sulaiman: Pertanian Tradisional Harus Bertransformasi ke Pertanian Modern
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi kuliah mahasiswa konsentrasi Agribisnis Fakultas Pertanian Unhas di Makassar, Sabtu (28/10) (ist)

PUBLIKSATU, MAKASSAR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan sektor pertanian harus melakukan transformasi dari hulu hingga ke hilir dalam bentuk pertanian modern.

Ketua Umum IKA Unhas menyampaikan hal itu saat memberi kuliah di hadapan mahasiswa konsentrasi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, di Makassar, Sabtu (28/10/2023).

Baca Juga: Pusat Kucurkan Dana Rp 7 Miliar, Gedung PLUT UKM di Baubau Segera Dibangun

Transformasi dari pertanian tradisional ke pertanian modern, menurut Adi Amran, juga menyangkut bagaimana sektor pertanian dilirik generasi muda yang lebih dikenal sebagai milenial.

"Kita harus memanfaatkan teknologi mekanisasi pertanian dari hulu-hilir atau pasca panen. Juga memaksimalkan penggunaan AI," kata Amran sambil memperlihatkan slide traktor yang bergerak tanpa supir.

Traktor yang bisa bergerak maju mundur, belok kanan atau kiri ini dioperasikan melalui teknologi artificial intelegence (kecerdasan buatan).

Slide-slide yang ditampilkan dalam kuliah ini memperlihatkan betapa penting dan majunya teknologi untuk diaplikasikan dalam pertanian.

Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Negara Bukan Milik Satu Dua Keluarga

Begitipun pada pemupukan dan pemeliharaan tanaman, dengan teknologi tinggi atau AI kebutuhan tanaman bisa presisi dan hasilnya maksimal.

"Sekarang kita memberi air berdasarkan perasaan. Tanaman diberi air sesuai perasaan," kata Amran.

Padahal, lanjutnya, mestinya tanaman diberi air sesuai kebutuhan. Bukan sesuai keinginan. Begitu pun pupuk dan perlakuan lain saat panen dan pasca panen.

"Dengan teknologi berupa aplikasi smart farming, pemberian air, pupuk dan lainnya disesuaikan kebutuhan pertumbuhan tanaman," ungkapnya.

kadang tanah atau tanaman sudah jenuh tapi masih diberi air atau pupuk karena menuruti keinginan.

Pemanfaatan teknologi dalam transformasi pertanian moderna adalah keniscayaan. "Pertanian tradisional ke pertanian modern akan menjawab semuanya. Ini juga memotivasi generasi muda milenial, kenapa, karena menggunakan pertanian modern," kata Amran yang juga Ketua Umum IKA Unhas.

Baca Juga: Darma Lelepadang Sayangkan Nama Lakipadada di Pelataran Rujab Gubernur Diubah Pj Gubernur Bahtiar

Bagikan