Berita Terkini
Nasional

Ganjar-Mahfud Ingin Hadirkan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Minggu, 29 Oktober 2023 14:39 WIB · 3 menit baca
Ganjar-Mahfud Ingin Hadirkan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat
PIDATO POLITIK: Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD saat deklarasi di Gedung Arsip Nasional Jakarta, Rabu (18/10) malam. (TIM MEDIA GANJAR PRANOWO)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Terutama dosen dan guru. Hal ini sebagaimana tertuang dalam visi misi Ganjar-Mahfud dengan tema Menuju Indonesia Unggul.

Komitmen meningkatkan kesejahteraan ASN itu akan dilakukan Ganjar, dengan menghadirkan sistem kerja yang jelas, kenaikan jabatan yang transparan akuntabel, remunerasi yang konkret, dan sistem pindah yang padu padan bagi ASN, serta memastikan pelayanan prima ASN. Birokrasi juga akan diubah dengan optimalisasi digitalisasi.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengharapkan, komitmen itu bukan hanya sekedar wacana. Tetapi harus terealisasi dengan jelas, sehingga ASN bisa mendapatkan penghidupan yang layak.

"Gaji ASN terutama mereka yang ada di wilayah terluar. Mereka yang bekerja di daerah terpencil harus memang mendapat kesejahteraan," kata Trubus dikonfirmasi, Sabtu (28/10).

Baca Juga: Golkar Sebut Jokowi Tidak Pernah Menghembuskan Isu Tiga Periode

Peningkatan kesejahteraan ASN itu diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, Ganjar ingin memastikan pelayanan pemerintahan sat-set dengan digitalisasi seluruh aspek pemerintahan.

Sementara untuk guru dan dosen, lanjut Trubus, memang seharusnya mendapat perlakuan khusus. Sebab, guru dan dosen akan menghasilkan SDM Unggul. Serta diharapkan mampu menghadirkan pemerataan pendidikan ke seluruh wilayah Tanah Air.

Peningkatan kesejahteraan guru itu akan dilakukan Ganjar-Mahfud, melalui penyempurnaan sertifikasi guru dan dosen secara lebih sederhana. "Kita kan maunya kualitas pendidikan sama antara yang di kota dengan daerah. Jadi mau sama, selain itu perbaikan kualitas gurunya juga perlu," tegas Trubus.

Ganjar Pranowo bertekad untuk mensejahterakan tenaga pendidik di Indonesia. Salah satu caranya, dengan menyetarakan atau menyamakan gaji guru seperti karyawan hingga pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Juga: Soal Isu Jokowi Tiga Periode, Puan Maharani dan Hasto Kristiyanto Berbeda Pandangan

Ganjar menyinggung hanya sedikit lulusan terbaik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ingin menjadi guru dikarenakan gaji yang kurang memadai.

"Saya tidak yakin, apakah 10 lulusan terbaik dari perguruan tinggi kita, mau jadi dosen, mau jadi guru? saya tidak yakin," ujar Ganjar di Djakarta Theater, Minggu (17/10).

"Pasti maunya kerja di BUMN, betul nggak? Perusahaan swasta besar, betul nggak?" sambungnya.

Ganjar mengungkapkan, gaji yang tinggi kerap menjadikan mahasiswa lulusan terbaik memilih bekerja di perusahaan swasta ataupun BUMN. Padahal, kata Ganjar, guru adalah salah satu faktor penting yang bisa mendongkrak Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar bisa bersaing di kancah internasional.

"Unsur sumber daya manusia kita dan kalau kita mau mengawal, berinvestasi, maka ini akan mengkapitalisasi Indonesia menjadi negara yang gede banget. Dan itu hanya bisa dilakukan dengan sekolah yang baik, kalau gurunya pendapatnya baik, jadi kalau gurunya gajinya seperti gaji BUMN seperti perusahaan swasta," papar Ganjar.

Oleh karena itu, Ganjar ingin profesi guru lebih dihormati dan tidak kalah dengan profesi-profesi lainnya. "Tapi kalau pendapatan mereka lebih bagus, menurut saya ini bagian cara kita satu menghormati guru dan profesi ini menjadi sangat bergengsi, apalagi kita harus mengejar ketertinggalan," pungkasnya.