Program Kenaikan Upah. Prabowo-Gibran Komitmen Sejahterakan Guru

PUBLIKSATU, JAKARTA – Salah satu program yang diusung oleh pasangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024 telah menargetkan kesejahteraan di lingkup guru di Indonesia.
Pasalnya, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah berencana untuk menaikkan gaji guru di Indonesia menjadi Rp2 juta per bulan selama 13 bulan.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo yang mengatakan, bahwa pasangan Prabowo-Gibran memang betul telah merancang program untuk menaikkan gaji guru di Indonesia, termasuk guru honorer.
“Tolong sampaikan ke semua guru di Indonesia, Prabowo-Gibran akan menambah gaji mereka Rp2 juta per bulan selama 13 bulan, setiap tahun, termasuk THR. Diberikan kepada guru-guru, termasuk guru honorer di seluruh Indonesia,” ujar Hashim.
Baca Juga: Gandeng Pemkot, Komunitas Baubau Bersatu Sukses Laksanakan Feskom 2023
Melansir dari Radar Surabaya, Prabowo dan Gibran nantinya akan membagikan program tersebut secara merata dari Sabang sampai Merauke.
Bahkan, kenaikan gaji pada program tersebut juga akan diberikan kepada guru-guru seluruh pesantren di Indonesia.
“Dari Aceh sampai Papua, termasuk guru-guru di Depok, bapak-bapak ibu-ibu, kita juga sediakan honorarium untuk guru dari pesantren. Ada ratusan ribu guru di pesantren,” katanya.
Hashim pun menjelaskan, bahwa program tersebut pasti akan dilaksanakan oleh Prabowo dan Gibran. Sebab menurutnya, kedua pasangan capres dan cawapres tersebut bukanlah seseorang yang ingkar janji.
Baca Juga: Anwar Usman Tegaskan Tidak Ada Lobi dalam Putusan Batas Usia Capres-Cawapres
Dimana, Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan Indonesia selalu menepati janjinya, apalagi persoalan mengenai hak-hak rakyat.
“Tolong dicatat, hari ini, Prabowo tidak pernah ingkar janji, Prabowo tidak pernah mau bohong, apalagi buat rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, pernyataan Hashim telah direspons oleh pakar politik Igor Dirgantara, dimana ia menjelaskan apa yang dilakukan Prabowo dan Gibran merupakan langkah nyata menyejahterakan seorang guru.
“Itu menjadi bukti keseriusan Pak Prabowo dan Mas Gibran dalam menyejahterakan guru,” ucap Igor.