Nasional

Pembangunan Stadion Terancam Batal Lagi, Anggaran Tanam Pisang Rp 150 M di APBD 2024

Oleh Ramli Akhmad · Jumat, 3 November 2023 02:34 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pembangunan Stadion Terancam Batal Lagi, Anggaran Tanam Pisang Rp 150 M di APBD 2024
Pembahasan APBD Pemerintah Provinsi Sulsel di DPRD Sulsel tahun anggaran 2024 (ist)

PUBLIKSATU, MAKASSAR - DPRD dan Pemprov Sulsel sudah menyepakati gambaran umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pokok 2024 Sulsel mencapai Rp 10,026 triliun lebih.

Dalam skema APBD Pokok 2024 sementara dibahas di komisi-komisi. Belum dipastikan adanya alokasi khusus untuk kelanjutan pembangunan stadion Mattoangin ataupun Barombong.

Baca Juga: Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Kades Lagasa Ditetapkan Sebagai Tersangka

Dalam postur APBD pokok 2024 kabarnya disiapkan anggaran Rp 150 miliar untuk budidaya tanam pisang. "Gambaran umum di Banggar. APBD pokok 2024 Sulsel Rp 10,026 triliun lebih. Sekitar Rp 154 miliar untuk budidaya pisang. Kalau alokasi untuk stadion, saya belum tau. Coba tanya di komisi," kata Ketua Banggar DPRD Sulsel, Irwan Hamid, Kamis (2/11/2023).

Penjabat (PJ) Gubernur Sulsel, Bahtira Bahruddin belakangan ini sibuk urus program budidaya pisang dan tanam cabai. Bahkan untuk pisang Cavendish dianggarkan di APBD Perubahan 2023 Rp 30 miliar.

Bahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan refocusing besar-besaran terhadap APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023. Anggaran OPD dipangkas habis-habisan untuk keperluan tercapainya program Bahtiar.

Dalam post APBD 2024, ternyata diprioritaskan selain pertanian pisang, juga untuk peternakan disebut ayam dan ikan. Hal ini diungkapkan oleh Badan Anggaran.

"Waktu di APBD Perubahan 2023 alokasi Rp 30 miliar. Untuk program pisang. Sekarang program Pj Gub 2024 ketahanan pangan pisang berlanjut. Termasuk Penertanakan ayam ketawa, rumah ikan," jelas politisi PKB itu.

Baca Juga: KPU Busel Gelar Finalisasi Data Baleg Bersama Partai Politik

Ketua Komisi DPRD Sulsel, Rahman Pina secara siangkat mengatakan belum mengetahui pasti soal penganggaran untuk stadion. Komisi E sebagai mitra dengan Dispora tak bisa memastikan.

"Di komisi sementara membahas bersama Dispora dan mitra lainya. Kaitan anggaran stadion saya belum tau, karena belum ada kepastian. Kalau di Banggar bilang tidak ada maka bisa saja. Karena secara umum Banggar yang tau," singkat politi Golkar itu.

wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Arfandi Idris mengatakan Pj. Gubernur melakukan refocusing terhadap anggaran di setiap OPD. Bahakan anggaran kegiatan dipangkas sebagian besar.

Ia mengungkapkan, di Biro Hukum saja dengan tugas yang sedemikian banyak, kini hanya memiliki anggaran cuma sekitar Rp 2 miliar di RAPBD 2024.

"Keseluruhan loh. Kan tidak mungkin. Padahal banyak hal yang Biro Hukum tangani," kata Arfandi.

Untuk Biro Pemerintahan yang di mana di situ urusan pengangkatan Penjabat struktural, evaluasi Pejabat. Serta punya tugas banyak, itu cuma Rp 2 miliar dalam waktu 1 tahun.

Begiti juga di Dinas Kominfo, tahun lalu postur anggaran itu sekitar Rp 60 miliar. Sekarang itu Kominfo itu tinggal Rp 32 miliar.

Bagikan