Nasional

Tidak Hanya Olah Raga, Piala Dunia U-17 Diyakini Dongkrak Pariwisata Nasional

Oleh Haeruddin · Kamis, 2 November 2023 15:51 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tidak Hanya Olah Raga, Piala Dunia U-17 Diyakini Dongkrak Pariwisata Nasional
Penjualaan merchandise resmi World Cup U-17 2023 di Store Juaraga, FX Senayan, Jakarta. Lebih dari 30 jenis produk official merchandise Piala Dunia U 17, mulai dari topi, dan tshirt. (Dok: jawapos.com)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Gaung Piala Dunia U-17 yang akan dimulai pada 10 Nobember 2023 mulai terasa dengan kehadiran sejumlah tim yang akan berlaga di Indonesia ini.

Empat kota meliputi Surabaya, Jakarta, Bandung dan Solo menjadi tuan rumah penyelenggaraan dinilai sejumlah pengamat akan mendorong sektor pariwisata nasional.

Baca Juga: Sinar Primera & Gaw Capital Partners Berkolaborasi Kembangkan Pusat Data di Indonesia

Ajang sepak bola bertaraf internasional ini diproyeksikan mampu menarik animo penonton yang besar baik dari dalam maupun luar negeri.

Tufan Rahmadi, pakar strategi pariwisata nasional mengatakan perhelatan Piala Dunia U-17 akan menciptakan efek yang luar biasa bagi pariwisata Indonesia.

Turnamen yang menjadi wadah bagi para pesepakbola muda ini diprediksi dapat menarik 18 ribu orang dalam setiap pertandingannya.

“Selama kegiatan berlangung diharapkan akan mengundang para pecinta sepak bola di seluruh nusantara ataupun yang datang dari luar negeri,” kata Taufan, seperti dikutip, Rabu (1/11/2023).

Baca Juga: PELNI Tiadakan Penjualan Tiket di Loket

Taufan melanjutkan, dengan terpilihnya Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, sektor pariwisata di kota-kota tersebut pastinya akan mengalami lonjakan sehingga berdampak positif terhadap perekonomian setempat.

Dengan target 18 ribu penonton di setiap pertandingan, bakal mendorong permintaan yang tinggi terhadap penginapan, transportasi, kuliner, hingga produk ekonomi kreatif.

“Jika ini bicara target 18 ribu penonton per pertandingan maka paling tidak akan terjadi perputaran uang Rp 2 triliun. Ini belum termasuk nilai ekonomi yang dihasilkan dari penjualan tiket, sponsorship-sponsorhip, telekomunikasi, value branding, MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), entertainment, pajak dan lain sebagainya,” katanya.

Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Azril Azahari, pun senada dengan Taufan. Menurut dia, penyelenggaraan Piala Dunia-17 akan memberikan banyak keuntungan bagi Indonesia. Oleh sebab itu, dia berharap acara berskala internasional ini dapat berlangsung dengan baik.

“Sektor pariwisata di empat kota penyelenggara Piala Dunia U-17 akan berkembang seiring berlangsungnya event ini, begitu juga dengan sektor ekonomi kreatif,” terang dia.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan kumulatif wisatawan mancanegara ke Indonesia dari Januari-Agustus 2023 mencapai 7,44 juta kunjungan atau meningkat 166 persen dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya sebesar 2,79 juta kunjungan.

Bagikan