Nasional

Mentan Amran Sulaiman akan Berdialog dan Serahkan Bantuan untuk Tingkatkan Produksi Petani

Oleh Ramli Akhmad · Minggu, 5 November 2023 19:01 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Mentan Amran Sulaiman akan Berdialog dan Serahkan Bantuan untuk Tingkatkan Produksi Petani
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama petani (ist)

PUBLIKSATU, PALU - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman akan berdialog dengan peserta Jambore Penyuluh Pertanian Tingkat Nasional 2023 di Kabupaten Sigi, Sulteng (6/11/23).

Dalam dialog Amran Sulaiman akan dipanel dengan Gubernur Sulteng Rusdi Mastura. Sesuai run down acara, selain berdialog, Mentan akan menyerahkan bantuan secara simbolis untuk mendukung peningkatan produksi.

Baca Juga: Menteri Pertanian Andi Amran akan Hadiri Jambore Penyuluh Pertanian di Sulteng, Ini Jadwal Acaranya

Jambore Penyuluh Pertanian Tingkat Nasional ini diikuti ribuan "masyarakat tani" yang terdiri penyuluh, petani, Gapoktan, HKTI dan jajaran pertanian. Peserta akan berkemah di UPT Diklat Pertanian Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Bantuan yang diserahkan berupa alat produksi pertanian (alsintan) pupuk dan benih, yang merupakan modal utama petani untuk meningkatkan produksi.

Penyuluh dan organisasi pertanian, seperti Gapoktan, HKTI, dan penyuluh berperan penting sebagai fasilitator, oranisator dan konsultan bagi petani untuk meningkatkan produksi.

Menurut Amran, untuk bisa swasembada, pertanian Indonesia perlu beralih dari cara tradisional menjadi modern.

Baca Juga: Ada Tiga Nama Calon KSAD Pengganti Agus Subiyanto

Mentan menyebutkan, modernisasi bisa dilakukan bila petani mampu memanfaatkan teknologi dan mesin pertanian (alsintan) yang tepat guna.

Peran penyuluh sebagai motivator, organisator maupun fasilitator dapat mempercepat proses dari pertanian tradisional ke pertanian modern.

“Kita tidak akan bisa memanfaatkan 10 juta hektare lahan rawa kalau kita hanya menggunakan cara-cara tradisional," kata Amran di Jakarta, Kamis (2/11/2023).

Karena itu, ujarnya, perlu memasifkan penggunaan alsintan. traktor, drone untuk menebar benih, transplanter, dan alsintan lainnya.

Salah satu penyebab tidak tercapai swasembada karena alat mesin pertanian belum mengikuti arah perubahan teknologi.

"Transformasi dari pertanian tradisional ke pertanian modern

harus kita gunakan untuk meningkatkan produktivitas," kata Mentan.

Baca Juga: Putusan MK Tentang Usia Capres-Cawapres Disebut Jadi Basis Nepotisme dan Dinasti

Bagikan