Pemkot Baubau Segera Bagikan 10.000 Pohon Cabai kepada Warga

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir ini mendapat perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau. Karena itu, dalam waktu dekat ini akan diluncurkan gerakan penanaman pohon cabai.
Baca Juga: Bahri Sebut Pembayaran Ganti Rugi Tanaman Masyarakat di Lahan Perkantoran Bupati Mubar Tuntas
Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau Muh Rais, SP mengatakan, penanaman cabai yang rencananya akan dilaunching tersebut sudah dalam bentuk Polibag dan bukan dalam bentuk bibit lagi. Kemudian, akan dibagikan kepada masyarakat untuk selanjutnya ditempatkan di pekarangan rumah warga masing-masing.
Dan Saat ini pihaknya masih melihat perkembangan dari tanaman cabai yang ada di Polybag apakah sudah kuat untuk ditanam di lingkungan masyarakat atau belum.
Dalam gerakan menanam cabai sebagaimana instruksi dari Pj Walli Kota Baubau Dr Muh Rasman Manafi, SP, M.Si, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau ungkap Rais, awalnya merancang untuk 20 ribu bibit. Tapi karena melihat waktu yang telah memasuki pertengahan bulan November sementara diharapkan gerakan itu paling lambat mungkin minggu kedua bulan Desember. Sehingga jika disemaikan dari awal kayaknya sudah tidak terkejar karena tanamannya itu masih terlalu kecil. Oleh sebab itu, antisipasinya mencari kelompok-kelompok tani yang sudah mulai melaksanakan persemaian.
Baca Juga: Putusan MKMK Terhadap Anwar Usman Dinilai Sangat Berani, Mahfud: Itu Bagus
“Alhamdulillah kemarin kita sudah dapatkan kurang lebih 10.500 pohon cabai yang sudah tumbuh dengan umur kurang lebih satu bulan dipersemaian. Sekarang tugas kami adalah memindahkan dari persemaian itu ke polybag untuk dipelihara kembali. Jadi kita harapkan pada saat itu tanamannya sudah kuat. Semua tanaman cabai itu kita fokuskan di BPP Sorawolio,"ujarnya.
Muh Rais berharap gerakan penanaman cabai ini diharapkan bisa menurunkan angka inflasi khususnya pada cabai itu sendiri. "Kalau misalnya di rumah-rumah masyarakat kita pohon cabai sudah tersedia tidak mungkin lagi cari di pasar. Jika itu terjadi maka cabai tidak akan bisa menimbulkan inflasi ke depannya. Apalagi, misalnya sistem penanaman pekarangan kalau misalnya satu rumah mendapatkan 5 polybag dan nanti pada saat panen bisa dimanfaatkan oleh mereka sendiri, keluarga dan tetangganya,”harapnya.