Cak Imin Ajak Ajak Masyarakat Ikut Evaluasi, Memantapkan Sekaligus Menuntaskan Pembangunan Nasional Indonesia

PUBLIKSATU, JAKARTA - Melalui Seminar Nasional di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/11), Cak Imin mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengevaluasi, memantapkan sekaligus menuntaskan langkah-langkah pembangunan nasional Indonesia.
Menurut Cak Imin bahwa amanat konstitusi dengan seluruh norma dan perintah yang ada, sudah sangat lengkap menjadi rujukan dalam strategi pembangunan nasional Indonesia.
Cak Imin menghimbau kepada masyarakat untuk berpikir kritis terhadap implementasi dari seluruh norma konstitusi beserta rumusan dan agenda rencana pembangunan Indonesia.
“Kita perlu berpikir lebih dalam sekaligus kritis terhadap implementasi dari seluruh norma konstitusi serta rumusan dan agenda rencana pembangunan nasional kita,” kata Muhaimin Iskandar dilansir jawapos.com dari situs dpr.go.id, Rabu (8/11).
Baca Juga: Ketua TPN Ganjar Mempersilakan Masyarakat Menilai Penyataan Anwar Usman Menyebut Dirinya Difitnah
Dalam Semnas yang mengusung tema ‘Menuju Indonesia Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan Melalui Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045’ ini, Cak Imin menyampaikan jika setidaknya selama 20 tahun terakhir, perjalanan demokrasi di Indonesia telah berupaya berdaulat maju dan pembangunan selanjutnya dapat terjaga.
Ketua Umum PKB ini berujar jika perjalanan reformasi dan demokrasi telah mengalami kemajuan fundamental, lebih utamanya saat mewujudkan Indonesia sebagai negara yang berdaulat.
Sedangkan di sisi lain, Indonesia dinilainya masih memiliki agenda yang besar dalam menciptakan keadilan dan memakmurkan rakyatnya.
Kemudian Bacawapres dari pasangan Bacapres Anies Baswedan ini menyebut DPR sebagai lembaga legislatif memiliki peran dan kontribusi yang signifikan, sekaligus menentukan arah pembangunan di dalam pelaksanaan strategi pembangunan nasional.
Baca Juga: Dengan Dicopotnya Anwar Usman, MK Gelar Pemilihan Ketua Baru
Katanya, hal itu seperti tercermin dalam tiga fungsi utama dibentuknya Dewan Perwakilan Rakyat yaitu legislatif, anggaran dan pengawasan.
“Peran DPR, peran legislatif dan budgeting yang cerdas yang sesuai dengan realitas yang menjadi perkembangan dan kebutuhan. Di tengah berbagai tantangan global," ujar Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat ini.
"Tentunya dibutuhkan pikiran dan langkah, sehingga DPR menjadi bagian utama percepatan kedaulatan kemandirian sekaligus kesinambungan berkelanjutan, sustainability di dalam pembangunan nasional kita,” tuntasnya.