Disatroni Polisi, Ketua PDIP Solo Sebut DPC Adalah Rumah Partai dan Rumah Rakyat Bukan Rumah Pencuri

PUBLIKSATU, SOLO - Beberapa hari lalu, Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Solo disatroni aparat kepolisian. Polisi mengaku sedang melakukan patroli lingkungan dengan memfoto-foto situasi untuk dilaporkan ke atasan.
Atas tindakan polisi tersebut, Ketua DPC Kota Solo PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo mengaku kurang senang karena markas DPC PDIP bukanlah sarang penjahat.
Baca Juga: Capres Anies Baswedan Hadir dan Beri Arahan Secara Langsung dalam Bimtek Partai Nasdem
"DPC adalah rumah partai dan rumah rakyat bukan rumah pencuri," kata Rudy, sapaan FX Hadi Rudyatmo di acara Podcast Mojokco yang dilihat Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/11).
Saat anggota Polrestabes Solo memfoto kantor DPC Solo, menurut Rudy, sejumlah kader banteng tampak geram dan sempat terjadi adu mulut.
Baca Juga: Direktur PRPHKI Sarankan PDIP Lakukan Perlawanan Galang Kekuatan Makzulkan Jokowi sebelum Pilpres 2024
Menurutnya, wajar kader banteng marah, lantaran anggota kepolisian itu dianggap tidak sopan memotret rumah banteng moncong putih tanpa izin.
"Ya marah dong, itu rumah partai bukan rumah pencuri, bukan rumah pemabuk. Kenapa enggak datang aja, ketuk pintu, ngopi-ngopi bareng. Pak saya lagi patroli gitu, enggak ditongkrongi seperti nyangkong maling," demikian Rudy.