Berita Terkini
Nasional

Endus Potensi Kecurangan Pemilu, Megawati Soekarnoputri: Rakyat Jangan Diintimidasi Seperti Dulu Lagi

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Senin, 13 November 2023 20:51 WIB · 2 menit baca
Endus Potensi Kecurangan Pemilu, Megawati Soekarnoputri: Rakyat Jangan Diintimidasi Seperti Dulu Lagi
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ((DERY RIDWANSAH))

PUBLIKSATU, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akhirnya buka suara perihal situasi politik pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan batas usia capres-cawapres.

Dalam pidato politik bertema Suara Hati Nurani, Mega menyoroti MK, situasi demokrasi, hingga ancaman kecurangan Pemilu 2024.

”Apa yang terjadi di Mahkamah Konstitusi akhir-akhir ini telah menyadarkan kita semua bahwa berbagai manipulasi hukum kembali terjadi,” tegas Mega. Dia menengarai itulah akibat dari praktik kekuasaan yang telah mengabaikan kebenaran hakiki dan politik atas dasar nurani. Karena itu, menjelang Pemilu 2024, dia meminta kader dan rakyat untuk mengawal dengan nurani dan sepenuh hati demi menghasilkan pemimpin terbaik. Juga, memastikan pemilu berjalan demokratis.

”Rakyat jangan diintimidasi seperti dulu lagi. Jangan biarkan kecurangan pemilu yang akhir-akhir ini terlihat mulai terjadi lagi,” tuturnya.

Baca Juga: Ketua MK Suhartoyo Gerak Cepat Bentuk MKMK Permanen

Sementara itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Nusron Wahid merespons berbagai tudingan yang menyasar Prabowo-Gibran. Dia menepis jika KIM akan melakukan kecurangan pemilu berupa pengerahan aparat hingga dugaan nepotisme.

Dia menghormati Megawati sebagai presiden kelima RI. Meski begitu, dia meminta Mega bicara fakta. Jangan membuat kabar burung atau hanya berdasar informasi-informasi yang tidak jelas. ”Buktikan kalau memang ada penyelewengan dan kecurangan,” tegasnya.

Beberapa Tokoh Sowan ke Gus Mus

BERI KETERANGAN: Dari kiri, Wahyu Salvana, Erry Riyana Hardjapamekas, Lukman Hakim Saifuddin, Aliflman Nurlambang, Goenawan Mohamad, Omi Komariah, Romo Benny Susetyo, dan Nong Mahmaad. (AFP)

Sejumlah tokoh nasional kemarin (12/11) sowan ke kediaman KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, para tokoh yang datang, antara lain, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, sastrawan Goenawan Mohamad, Romo Benny Susetyo, dan Omie Komariah. Di depan ndalem, rombongan disambut Wahyu Salvana, menantu Gus Mus.

Setelah itu, mereka masuk dan pertemuan berlangsung tertutup sekitar 1,5 jam. Selanjutnya, keterangan kepada awak media tentang pertemuan tersebut dilaksanakan di tempat terpisah. Tidak berada di lingkungan pondok.

Baca Juga: Jenderal Agus Subiyanto Disetujui Komisi I DPR jadi Calon Panglima TNI

Goenawan Mohamad saat memberikan keterangan menyampaikan, kunjungan ke Gus Mus kemarin bertujuan sowan dan berbagi rasa. Menurut dia, saat ini terdapat banyak kebohongan.

”Karena kesetiaan bisa dibeli. Kedudukan bisa dibeli. Menjelang pemilihan presiden, menurut saya makin mencemaskan,’’ jelasnya.