Berita Terkini
Nasional

Kritik Megawati, Waketum Garuda: Jangan Membuat Informasi Hoax Demi Melampiaskan Kekecewaan

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Senin, 13 November 2023 15:31 WIB · 2 menit baca
Kritik Megawati, Waketum Garuda: Jangan Membuat Informasi Hoax Demi Melampiaskan Kekecewaan
Juru Bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi. Foto: Source for JPNN

PUBLIKSATU, JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, soal kecurangan yang mulai terlihat menjelang Pemilu 2024, mendapat kritik keras dari Partai Garuda selaku partai politik pengusung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, pernyataan negatif tentang kecurangan dalam Pemilu dan membuat tuduhan tanpa memiliki data sama sekali, tak lebih dari sekadar isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Jangan biasakan untuk membuat informasi hoax demi melampiaskan kekecewaan dan kemarahan karena keinginan tidak sesuai dengan kenyataan. Apa yang disampaikan dalam keadaan yang tidak terkontrol, bisa menjadi bumerang," ucap Jurubicara Partai Garuda ini melalui keterangannya, Senin (13/11).

Baca Juga: PKS Targetkan 80 Persen Suara di Jabar untuk Anies-Muhaimin

"Saya hanya mau menyampaikan kepada Ibu (Megawati) bahwa dulu sewaktu belajar mengaji, ustaz saya pernah mengatakan, 'Orang yang terbiasa berbuat curang atau terbiasa melakukan hal yang tidak benar, selalu menganggap orang lain sama seperti dirinya',” imbuhnya.

Karena itu, Teddy mengingatkan Megawati jangan sampai akhirnya masyarakat menganggap bahkan sampai meyakini, bahwa pencapaian dirinya dan PDIP selama ini dilakukan dengan cara-cara yang tidak benar.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyinggung kecurangan yang menurutnya sudah mulai terlihat menjelang Pemilu 2024.

Baca Juga: Waketum Partai Gerindra Sebut Pencopotan Baliho Ganjar Mustahil Dilakukan Karena Muatan Politik

"Jangan biarkan kecurangan pemilu yang akhir ini terlihat sudah mulai, akan terjadi lagi," kata Megawati dalam pidatonya yang disiarkan secara daring melalui akun Youtube resmi PDI Perjuangan, Minggu (12/11).

"Tegakkan demokrasi, kewajiban kita sebagai warga negara, bahkan keharusan, agar tidak terjadi kesewenang-wenangan," tegas Megawati