Berita Terkini
Baubau

Tingkatkan PAD Perparkiran, Dishub Baubau Buat Skenario Konvensional dan Inovasi

Oleh Ramli Akhmad · Rabu, 15 November 2023 03:17 WIB · 2 menit baca
Tingkatkan PAD Perparkiran, Dishub Baubau Buat Skenario Konvensional dan Inovasi
Dishub Kota Baubau tingkat PAD dari sektor parkiran (Kominfo Baubau)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Baubau terus memaksimalkan segala potensi yang ada untuk memaksimalkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama dari yang berasal sektor perparkiran.

Baca Juga: Sekda Minta OPD Edukasi Stunting Kepada Masyarakat Program Bapak Asuh

Kadis Perhubungan Kota Baubau Arlis, S.Pd, M.Pd ketika ditemu di ruang kerjanya mengatakan, utuk perparkiran secara umum, Dishub sedang menyiapkan dua skenario penanganan perparkiran yakni skenario konvensional dan skenario inovasi. Untuk konvensional, tetap Dinas Perhubungan yang turun langsung dengan timnya untuk menarik retribusi sekaligus mengatur kendaraan ditempat-tempat parkir.

Sedangkan skenario yang kedua adalah melakukan kerja sama dengan pihak ketiga. Hanya ini, pihaknya masih menunggu arahan Pj. Wali Kota Baubau. Namun terhadap dua skenario ini pihaknya sudah melakukan survei potensi pemetaan perparkiran termaksud pula sudah menghasilkan angka pembanding, dimana dilakukan di hari-hari yang ramai diantaranya hari Sabtu dan Minggu. Kemudian dilakukan pula pemetaan di dua kondisi yang ramai dan yang tidak ramai sehinggga di dua kondisi ini sudah mendapatkan angka pembandingnya,

Baca Juga: Bangun Silaturahim, Lapas Baubau Temu Sapa Sultan Buton

Arlis menyampaikan terima kasih kepada yang menangani perparkiran selama ini karena telah ikhlas dan mantap, memarkirkan kendaraan serta menjaga kendaraan masyarakat dengan baik. fasilitas akan dibangun oleh pemerintah maka ada juga bagian yang signifikan untuk pemerintah. Dan pola-pola ini semoga di tahun 2024 bisa lebih efektif kita terapkan.”ujarnya.

Sementara itu, terkait penataan perparkiran di depan Siloam, Arlis telah mempersiapkan dua skenario penanganan, dimana retribusi perparkiran ini tidak boleh ditarik terhadap perparkiran yang ada dijalan-jalan nasional, dimana jalan-jalan nasional itu antara lain adalah di depan Siloam yang merupakan jalan nasional sehingga tidak diperbolehkan menarik retribusi di parkiran itu. Perhubungan hadir disitu adalah memberi rambu larangan untuk tidak memarkirkan kendaraannya disitu sebab kapasitas jalannya terbatas. Sementara volume kendaraan sangat tinggi.

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Ondoke Sebut La Ode Darwin Pemimpin Berkharismatik

Belum lagi dengan kehadiran SPBU sehingga ketika kendaraan roda dua maupun roda empat mengisi BBM akan ada antrian maka luas jalan yang ada sudah dikurangi dengan motor yang antri ditambah lagi dengan motor yang parkir akan semakin kecil, akan menimbulkan rawannya terjadinya kecelakaan.

Kemudian, Dishub Kota Baubau juga melakukan pendekatan humanis, melalui komunikasi dengan pihak Siloam agar di setiap waktu secara periodik selalu memberikan imbauan terhadap masyarakat yang membesuk keluarganya, atau pasien yang langsung datang membawa kendaraannya sendiri untuk tidak memarkir kendaraannya di depan Siloam,