Nasional

Stabilkan Harga di Peternak, Bulog Bakal Gelontorkan Jagung Sebagai Pakan

Oleh Haeruddin · Kamis, 16 November 2023 15:11 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Stabilkan Harga di Peternak, Bulog Bakal Gelontorkan Jagung Sebagai Pakan
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (dua dari kiri). ( (Istimewa))

PUBLIKSATU, JAKARTA - Tingginya harga jagung pakan di tingkat peternak langsung direspons pemerintah.

Bulog ditugaskan dalam penyediaan pasokan dan penyaluran jagung kepada peternak sasaran atau koperasi peternak sasaran.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia Per Oktober 2023 Tembus USD 3,48 Miliar

Sehingga, tugas publik pemerintah untuk stabilisasi harga jagung pakan dan menjaga senyum peternak bisa terealisasi.

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional sudah menugaskan Bulog untuk mengimpor jagung pakan sebanyak 500 ribu ton secara bertahap guna mengatasi defisit produksi pada kuartal IV 2023.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso yang hadir langsung di Pelabuhan Terminal Teluk Lamong Surabaya saat memantau kedatangan kapal pertama impor jagung pakan pada Rabu (15/11) mengatakan, telah tiba di Indonesia impor jagung pakan sebanyak 20 ribu ton dan akan segera disalurkan untuk menstabilkan harga pakan di peternak.

”Saya pastikan langsung kedatangan kapal pertama dari Vietnam sebanyak 20 ribu ton jagung pakan. Ini merupakan kedatangan perdana dari penugasan tahap pertama sejumlah 250 ribu ton, adapun total penugasan yang diberikan kepada Bulog sebanyak 500 ribu ton,” kata Budi Waseso.

Selanjutnya Budi Waseso menuturkan, jagung pakan impor akan dijual ke peternak sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Hal itu bertujuan meredam kenaikan harga jagung pakan yang saat ini terjadi.

”Kami sudah mengantongi daftar peternak yang akan mendapat jagung pakan ini dan kami optimistis dengan impor ini harga jagung pakan bisa segera turun,” ungkap Budi Waseso.

Importasi jagung pakan pada akhirnya menjadi keputusan pemerintah, seiring harga jagung di dalam negeri yang tidak kunjung melandai. Rata-rata harga jagung pakan di tingkat peternak secara nasional di atas Rp 7.000 per kilogram. Padahal, pemerintah menetapkan harga acuan penjualan (HAP) jagung pakan di tingkat peternak sebesar Rp 5.000 per kilogram. (jpg)

Bagikan