Komitmen Menghadirkan Lebih Banyak Lapangan Pekerjaan, Ganjar Pranowo: Investasi Harus Masuk, Izin Harus Gampang, Tidak Ada Pungutan Liar

PUBLIKSATU, JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Replublik Indonesia Ganjar Pranowo menyatakan komitmennya dalam menghadirkan lebih banyak lapangan pekerjaan, investasi yang mengalir tanpa hambatan, pendidikan yang berkualitas, serta masyarakat yang sehat.
Pria kelahiran 28 Oktober 1968 mengungkapkan jika saat ini masyarakat Indonesia membutuhkan lapangan pekerjaan yang lebih banyak.
Ganjar Pranowo mengatakan investasi yang masuk harus lebih banyak, serta izin usaha harus lebih mudah dan tidak ada pungutan liar.
"Hari ini masyarakat butuh lapangan kerja lebih banyak, investasi harus masuk, izin harus gampang, tidak ada pungutan liar," kata Ganjar Pranowo dilansir jawapos.com dari ANTARA, Jumat (17/11).
Baca Juga: Isu Jabat Tangan Ditolak Megawati Dibantah Kaesang Pangarep
"Investasi masuk harus gampang, izin harus gampang, dan ada kepastian hukum di dalam nya," tambahnya saat menghadiri deklarasi dukungan dari Tim Pemenangan Daerah (TKD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Pendopo Agung Ambarukmo, Sleman, DIY.
Capres Pemilu 2023 ini juga mengatakan lapangan kerja juga bisa didorong dengan membangun kewirausahaan baru.
Hal tersebut bisa diraih dengan adanya sumber daya manusia (SDM) baik, yang di kemudian hari akan menciptakan pendidikan berkualitas dan masyarakat sehat.
Kemudian Capres nomor urut 3 ini mengaspirasikan harapan rakyat yang sejalan dengan komitmennya, ialah pemerintah yang bersih, anti KKN, serta komitmen yang serius dalam memberantas korupsi di Indonesia.
Baca Juga: Warga Desa di Kulon Progo Cerdas Membaca Visi Misi yang Dicanangkan Capres Ganjar
Menurut Ganjar Pranowo, Pendidikan yang bagus bisa tercipta dengan akses pendidikan yang mudah, murah dan bisa dijangkau semuanya, serta rakyatnya juga harus sehat.
"Pendidikan bagus bisa tercipta dengan akses pendidikan mudah, murah bisa dijangkau semuanya, dan rakyat harus sehat," ujar politisi partai PDI Perjuangan itu.
"Harapan rakyat juga sama seperti kami, pemerintah harus bersih, anti-KKN, dan korupsi harus diberantas," sambungnya.
Politisi berusia 60 tahun ini juga berpesan supaya TDP DIY untuk menjaga aturan dan ketertiban langkah perjuangan politik.