Berita Terkini
Nasional

Perbincangan Soal Kecurangan Jelang Pemilu Santer, Tanda Kepercayaan kepada Negara Menurun

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Sabtu, 18 November 2023 08:55 WIB · 1 menit baca
Perbincangan Soal Kecurangan Jelang Pemilu Santer, Tanda Kepercayaan kepada Negara Menurun
Capres dan cawapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar bersama Kapten Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Muhammad Syaugi Alaydrus (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan menyebut bahwa percakapan mengenai kecurangan jelang Pemilu 2024 lebih santer dibicarakan dibanding dengan Pemilu lainnya sejak tahun 1999 hingga 2019 lalu. Hal itu menurutnya berarti ada penurunan kepercayaan terhadap penyelenggara negara soal netralitas dalam Pemilu.

"Artinya ada kekhawatiran, ada penurunan kepercayaan atas penyelenggaraan atas netralitas," katanya usai menghadiri Deklarasi Relawan Garda Matahari di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/11).

Baca Juga: Total Harta Kekayaan 3 Pasang Capres-Cawapres Diunggah KPK

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa salah satu misi yang dibawanya jika menjadi presiden pada 2024 mendatang adalah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap negara tersebut.

"Kita ingin mengembalikan kepercayaan kepada negara, menegmbalikan kepercayaan kepada pemerintahan," jelasnya.

Baca Juga: Anies Sebut Targetnya Sederhana, Masuk Putaran Kedua

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan bahwa dirinya akan memastikan pemerintahan menjalankan tugasnya dengan benar untuk membuat kepercayaan masyarakat kembali kepada negara.

"Bahwa pemerintah menjalankan hal yang benar, pemerintah dan negara menjalankan hal yang sesuai aturan hukum dan rakyat bisa merujuk kepada negara, ke pemerintah untuk mendapatkan kepastian tentang hukum, kepastian tentang pelaksanaan aturan, dan ketegasan soal itu menjadi prioritas untuk ke depannya," pungkas Anies.