Berita Terkini
Nasional

Bambang Pacul Singgung Gibran yang jadi Cawapres Prabowo, Berakibat Renganggangnya Hubungan Jokowi-PDIP

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Selasa, 21 November 2023 21:59 WIB · 2 menit baca
Bambang Pacul Singgung Gibran yang jadi Cawapres Prabowo, Berakibat Renganggangnya Hubungan Jokowi-PDIP
ILUSTRASI: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah), didampingi oleh Ketua Bappilu PDIP Bambang Pacul Wuryanto, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, dan Mindo Sianipar.

PUBLIKSATU, JAKARTA - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Wuryanto menanggapi kabar renggangnya hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri. Ia menyebut, publik bisa menilai sendiri dinamika politik yang terjadi belakangan ini.

"Opo? Hubungan PDIP dengan pak Jokowi? Saya tidak akan berkomentar tapi dikau punya lihat sendiri, ya toh?" kata pria yang karib disapa Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11).

Baca Juga: Setelah Disahkan DPR RI, Besok Jenderal Agus Subiyanto Segera Dilantik jadi Panglima TNI Oleh Presiden

Ketua Komisi III DPR ini tak menampik ada perbedaan dari sikap Presiden Jokowi. Hal ini setelah putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka maju menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto, yang menjadi lawan dari pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang diusung PDIP.

"Tentu ada perbedaan dalam hal ini, ada yang beda antara pak presiden tentu ada, gini lho, normalnya kan ada cawapres putranya. Kalau PDIP kan Bu Mega keputusan kongres calonnya pak Ganjar, kan clear kan. Jadi kalau apakah ada kerenggangan? Ya dikau baca sendiri aja ada renggang atau enggak," ucap Bambang.

Baca Juga: Paslon Disarankan Bangun Aliansi di Luar Koalisi, Karena Diprediksi Pilpres Dua Putaran

Sementara terkait opsi menarik semua menteri PDIP dari kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, itu sepenuhnya merupakan kewenangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Menarik menteri itu kan kebijakan ketua umum, yang saya dengar pastikan bahwa kita diminta partai, anggota dewan diminta mendukung pak Jokowi sebagai presiden sampai akhir masa jabatan," pungkas Bambang.