Berita Terkini
Nasional

Dilantik Jadi Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto: Saya Mohon Doa Restu

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Rabu, 22 November 2023 19:54 WIB · 2 menit baca
Dilantik Jadi Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto: Saya Mohon Doa Restu
Panglima TNI terpilih Jenderal TNI Agus Subiyanto. (akun X (@TheEagle_BEN)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Jenderal TNI Agus Subiyanto resmi menjabat sebagai Panglima TNI setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11). Ia memohon restu dari masyarakat agar bisa menjalankan tugas dan jabatan yang diamanahkan tersebut.

"Saya mohon doa restu, mudah-mudahan saya bisa melaksanakan tugas dan jabatan ini dengan amanah, khususnya untuk bangsa dan negara," kata Agus usai pelantikan.

Baca Juga: Panglima TNI yang Baru Diyakini Mampu Jaga Netralitas Militer pada Pemilu 2024

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini mengaku mendapat tugas khusus dari Presiden Jokowi. Tugas khusus itu, salah satunya bekerja sama dengan Polri dan masyarakat dalam menangani konflik di Papua.

"Ya ada waktu itu saya menghadap beliau, arahannya ya itu, melaksanakan tugas pokok, berkolaborasi dengan Polri dan seluruh elemen masyarakat tentang penanganan Papua, tentang bencana alam yang sering terjadi. Jadi kita kolaborasi dengan kementerian terkaiat. Itu yang disampaikan bapak presiden," ucap Agus.

Baca Juga: Ganjar Komitmen Hadirkan Pembangunan yang Merata sampai Papua

Agus juga memastikan, akan melanjutkan program-program Panglima TNI sebelumnya. Ia pun menjamin TNI di bawah kepemimpinannya akan Prima, yakni profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif.

"Yang perlu digaris bawahi adalah profesional, tentunya harus well-trained, dilatih dengan baik. Kemudian well-equipped diperlengkapi dengan baik dan tentunya well-paid, tunjangannya harus dinaikkan. Nanti secara bottom up saya akan mengajukan pada Kemenhan dan Kemenhan sudah acc untuk tunjangan uang lauk pauk bagi pasukan yang melaksanakan tugas operasi, sehingga tidak terlalu jomplang dengan instansi lain," pungkas Agus.