Berita Terkini
Nasional

Tekan Impor, Mentan Amran Genjot Upaya Khusus Percepatan Produksi Padi dan Jagung

Oleh Haeruddin · Kamis, 23 November 2023 15:50 WIB · 2 menit baca
Tekan Impor, Mentan Amran Genjot Upaya Khusus Percepatan Produksi Padi dan Jagung
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat hadir dalam Rakor Upsus Peningkatan Produksi Padi dan Jagung 2023-2024, Rabu (22/11) malam. ( Foto: Dokumentasi Humas Kementan)

PUBLIKSATU, SURABAYA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali menggenjot upaya khusus percepatan peningkatan produksi padi dan jagung.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan produksi dan stok dalam negeri, bahkan menekan impor hingga Indonesia meraih kembali swasembada.

Baca Juga: Berikut Daftar Kenaikan UMP di Sejumlah Provinsi di Pulau Jawa

Rakor Upaya Khusus (Upsus) kali ini dilakukan di Jawa Timur (Jatim) yang merupakan produsen padi tertinggi nasional melalui inisiasi pertanian presisi, intensifikasi, dan optimalisasi lahan.

"Yang pertama kami lakukan percepatan tanam. Harapannya menekan impor tahun berikutnya, meningkatkan produksi, menekan impor di tahun berikutnya sehingga kami turun ke lapangan untuk pastikan semua yang bisa melakukan tanam sekarang kita segera tanam," kata Mentan Amran pada Rakor Upsus Peningkatan Produksi Padi dan Jagung 2023-2024, Rabu (22/11) malam.

Terkait hal ini, Mentan Amran meminta kepada daerah dan kepala dinas provinsi dan kabupaten untuk segera melakukan percepatan pada lahan-lahan yang saat ini tersedia airnya.

Dia memastikan Kementerian Pertanian (Kementan) tentunya mendukung dengan memberikan bantuan bibit, pupuk, mekanisasi pertanian, Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi modal petani dan pendampingan penyuluhan.

Baca Juga: Amankan Stok BBM-LPG Saat Nataru, Pertamina Siapkan Dana Rp 116 T

"Untuk menghindari terjadinya kekurangan pangan tahun depan, kita tingkatkan produksi dan dalam dua tahun kemudian, mudah-mudahan bisa impornya kecil. Lalu tahun berikutnya semoga kita bisa swasembada kembali seperti tahun 2017, 2019, 2020," ujarnya.

Perlu diketahui, Rakor Upsus ini dihadiri Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika, Anggota Komisi IV DPR Guntur Sasono.

Selain itu juga hadir Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur, Pupuk Petro Kimia, Bulog, Ketua Himpunan Bank Milik Negara, Jasindo, dan para kepala daerah dan dinas pertanian kabupaten se-Jatim.

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mengatakan mendukung terobosan Mentan Amran mengeluarkan kebijakan-kebijakan dalam situasi emergency seperti ini, di antaranya mempercepat peningkatan produksi yang all out dengan menggunakan sumberdaya yang dimiliki pemerintah.

Untuk itu, Ombudsman mendukung langkah-langkah yang dilakukan Mentan Amran dalam menyelamatkan pangan indonesia sehingga Indonesia stabil pangan dan stabil politiknya.

"Kementan butuh sosok pemimpin yang kuat dan sosok itu ada di dalam diri Pak Amran Sulaiman. Kami backup agar masalah pupuk bersubsidi agar tidak bermasalah di lapangan. Sebab untuk menggenjot produksi, pelayanan pupuk bersubsidi harus dipermudah, petani memiliki keterbatasan," ungkap Yeka.