Berita Terkini
Nasional

Wali kota Makassar Halangi Acara Anak Presiden Jalan Sehat di Makassar

Oleh Ramli Akhmad · Kamis, 23 November 2023 22:12 WIB · 2 menit baca
Wali kota Makassar Halangi Acara Anak Presiden Jalan Sehat di Makassar
 Jalan sehat yang selalu ramai diikuti warga karena menyehatkan dan banyak peluang mendapat hadiah (ist)

PUBLIKSATU, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Mohamad Ramdhan Pomanto alias DP disinyalir menjegal aktivitas warga yang bersimpati kepada Gibran Rakabuming Raka yang akan mengikuti jalan sehat di Makassar Sabtu, 25 November 2023 yang diselenggarakan oleh AAS Community.

Bahkan, Lurah melarang para penjabat RW dan RT untuk menyebarkan kupon jalan sehat yang akan dihadiri Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Koordinator Desa Bersatu Bantah Acara Silatnas Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

“Jangan lagi kamu sebarkan kupon jalan sehat tersebut. Kalau kamu bagi, namamu bisa hilang dari calon pemilihan ketua RT,” ujar Lurah kepada mantan ketua RT di Kecamatan Makassar yang tidak ingin disebut namanya, Rabu malam (22/11/2023).

Ucapan mantan ketua RT tersebut menirukan kata-kata adiknya yang ditelepon oleh salah seorang Lurah yang memerintahkan agar dia tidak lagi membagi kupon jalan sehat tersebut kepada warganya.

Meskipun ada larangan membagi kupon, namun dia tetap akan membagikan kupon tersebut kepada warganya.

Melarang warga Kota Makassar mengikuti Jalan Sehat yang bertabur hadiah sama dengan menghalangi rezekinya orang lain. Sebab, tidak tertutup kemungkinan ada warga yang mendapat rezeki dari kegiatan itu dengan memenangkan salah satu jenis hadiah yang telah disiapkan oleh panitia.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Beras 10 Kg Tepat Waktu dan Sasaran

“Kalau nama saya akan dihilangkan dari pencalonan ketua RT, biarmi. Saya akan tetap bagi kupon tersebut kepada warga,” tegas Ramli.

Cara lain DP menghalangi warganya untuk menghadiri acara jalan sehat bersama Gibran, adalah dengan memerintahkan kerja bakti di seluruh RT/RW pada hari Sabtu.

Perintah kerja bakti pada hari Sabtu nanti (25/11/2023) dianggap penekanan. Konon kabarnya para ketua dan penjabat ketua RT/RW akan diabsen di lokasinya masing-masing.

Baca Juga: Tekan Impor, Mentan Amran Genjot Upaya Khusus Percepatan Produksi Padi dan Jagung

Perintah tersebut mengindikasikan dengan jelas sikap DP yang menjegal jajaran pemerintahannya, mulai dari Camat, Lurah hingga ketua RT/RW untuk mengikuti jalan sehat bersama Gibran.

Larangan tersebut sebenarnya tidak perlu ada, sebab dalam dunia demokrasi larang-melarang dari penguasa seperti itu merupakan sesuatu yang tidak wajar. (*)