Berita Terkini
Baubau

Rasman Manafi Tantang Litbang Wujudkan Inovasi Kota Kreatif

Oleh Ramli Akhmad · Sabtu, 25 November 2023 00:44 WIB · 2 menit baca
Rasman Manafi Tantang Litbang Wujudkan Inovasi Kota Kreatif
Dr Muh Rasman Manafi, M.Si memberi sambutan pada Sseminar Evaluasi Hasil Kelitbangan yang digelar di Carol Indonesian Bakery and Pattiserie Baubau, Jumat (24/11/23). (Kominfo Baubau)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pj Wali Kota Baubau Dr Muh. Rasman Manafi, SP., M.Si., mengapresiasi riset-riset daerah oleh Balitbangda Kota Baubau sebagai instrumen penting melahirkan data dan informasi yang berkesinambungan bagi perencanaan dan pengelolaan pembangunan di kota ini. Namun di balik itu Wali Kota juga memberi tantangan agar predikat kota kreatif sebagai inovasi daerah perlu diwujudkan.

Baca Juga: Ridwan Bae Dampingi La Ode Darwin Silaturahmi di Maginti

“Baubau itu daerah otonom berbentuk Kota, sumber daya manusianya juga beragam dan kreatif, maka predikat kota kreatif sebagai inovasi daerah harus bisa diperoleh. Aneh, di Sultra hanya dua daerah berstatus kota, yakni Kendari dan Baubau, tetapi yang rebut status Kota Kreatif justru daerah status kabupaten. Ini tantangan bagi Balitbangda,” ujar

Terkait inovasi daerah tersebut kata Rasman menjadi prioritas kinerjanya selama memimpin Baubau, karena menjadi satu dari 8 fokus Arahan Presiden hingga ke tingkat daerah. Riset-riset yang telah diselenggarakan, agar dipertajam dan dibuatkan analisa agar dapat disesuaikan dengan 8 fokus arahan tersebut, juga bersesuaian dengan perencanaan pembangunan Kota Baubau di tahun depan.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Rencakan Periksa Semua Pimpinan KPK

“Saya membutuhkan segera penajaman dan analisa dari semua hasil Kelitbangan yang dilselenggarakan, agar bisa menjadi pedoman perencanaan pembangunan, ini penting karena riset menghasilkan data, dan data menentukan kualitas informasi pembangunan kita,” imbuh Rasman.

Terkait wujud Balitbangda ke depan apakah berbentuk BRIDA atau nomenklatur lain akan terevaluasi dengan kualitas hasil kinerja selama ini. Baginya, ia tetap memandang bila kegiatan-kegiatan riset baik sifatnya tematik maupun aktual, menjadi dasar penentuan kebijakan di Kota Baubau.

“Intinya ciptakan inovasi daerah, perhatikan input, output, outcome, benefit, dan impact-nya. Tetapi mulai dulu dari hal-hal sederhana, agar kinerja kita terstruktur dengan baik. Dan lakukan semuanya dengan prinsip bekerja bersama,” kata Dr. Rasman.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Israel Melambat, Pengaruh Boikot Produk?

Prinsip bekerja bersama, kata Pj. Wali Kota adalah secara bersama-sama bekerja, bukan satu bekerja yang lain hanya membantu, saling melengkapi, terkoordinir dengan baik, hingga tujuan tercapai secara bersama-sama pula.

Hadir sebagai narasumber kegiatan yakni Dr. Herie Saksono, peneliti ahli madya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Turut hadir dalam kegiatan ini, Pj. Sekda Baubau – Saido Bonsai, Ka. Balitbangda Baubau Drs. Rahmat Tuta, M.Si, sejumlah pimpinan OPD dan para cendekiawan di Kota Baubau. (Kominfo)