Berita Terkini
Internasional

Tentara Israel Keracunan Makanan, Alami Muntah, hingga Diare

Oleh Haeruddin · Kamis, 7 Desember 2023 16:34 WIB · 2 menit baca
Tentara Israel Keracunan Makanan, Alami Muntah, hingga Diare
Tentara Israel. ((The Palestine Chronicle))

PUBLIKSATU, - Para tentara Israel yang ditugaskan di Jalur Gaza untuk menggempur warga Palestina dikabarkan mengalami gastrointestinal atau penyakit pencernaan akibat keracunan makanan.

Dilansir dari The Palestine Chronicle, Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa terdapat 18 tentara Israel yang dievakuasi dari Gaza untuk menerima perawatan medis setelah terjangkit wabah disentri, muntah, dan diare.

Baca Juga: Kabar Dari Gedung Putih AS Kehabisan Uang Akibat Bantu Ukraina Berperang Lawan Rusia

“Diare telah menyebar di kalangan tentara di selatan (Israel). Di berbagai wilayah konsentrasi, dan kemudian menyebar di antara tentara yang bertempur di Gaza,” kata Kepala Unit Penyakit Menular di Rumah Sakit Universitas Assuta Ashdod, dr. Tal Brosh.

Dia menambahkan, pihaknya telah mendiagnosis adanya infeksi bakteri Shigella yang menyebabkan disentri. Sejak awal agresi terhadap jalur Gaza, para Tentara Israel mendapat sumbangan makanan dari warga Israel.

Namun, kondisi penyimpanan dan sanitasi yang buruk pada beberapa makanan rupanya memicu berjangkitnya bakteri Shigella yang menyebabkan muntah, diare, serta demam pada para tentara.

Merebaknya penyakit tersebut memiliki dampak besar pada kondisi para prajurit dan pelaksanaan operasi tempur. Pasalnya, mereka yang terinfeksi akan mengalami demam tinggi hingga 40 derajat celcius. Tentara Isreal berpotensi mengalami diare setiap 20 menit. Jika para prajurit sudah mengalami kondisi demikian, mereka sudah dinyatakan tidak lagi sehat dan kuat untuk bertempur.

Tak hanya itu, Brosh juga mengatakan bahwa kondisi yang dialami para tentara tersebut memiliki risiko hingga kematian.

“Jika infeksi menyebar di antara sepuluh tentara di sebuah kompi infanteri, dan mereka mengalami demam setelah suhu tubuh mereka mencapai 40 derajat celcius dan mereka mulai mengalami diare setiap 20 menit, maka mereka tidak lagi sehat untuk berperang dan membuat mereka terkena risiko kematian,” terang Brosh. (jpg)