Berita Terkini
Nasional

Abuya Muhtadi Tetap Berada di Kubu Ganjar-Mahfud, Meski Telah Dikunjungi Prabowo-Gibran

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Sabtu, 9 Desember 2023 22:05 WIB · 2 menit baca
Abuya Muhtadi Tetap Berada di Kubu Ganjar-Mahfud, Meski Telah Dikunjungi Prabowo-Gibran
Calon presiden (capres) Prabowo Subianto mengunjungi dua ulama karismatik asal Banten, Abuya Ahmad Muhtadi atau Abuya Muhtadi dan Abuya Murtado di kediamannya di Pandeglang, Banten, Minggu (3/12). (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

PUBLIKSATU, BANTEN - Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mendatangi ulama tersohor Banten Abuya Muhtadi di Cidahu, Pandeglang, Banten pada Jumat (8/12). Beberapa hari sebelumnya, Prabowo Subianto sudah terlebih dahulu berkunjung ke Abuya Muhtadi.

Meski didatangi Prabowo-Gibran, Abuya Muhtadi menyatakan tetap mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Terlebih, Abuya Muhtadi juga telah duduk sebagai anggota Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.

"Memanfaatkan waktu masa kampanye, beliau (Gibran-red) hanya memohon doa saja ke Abuya mau untuk maju di pilpres menjadi cawapres di pemilu 2024 ini. Tidak ada perubahan sikap politik, Abuya tetap konsisten mendukung Pak Ganjar dan Pak Mahfud," ujar Sekjen Majelis Mudzakaroh Muhtadi Cidahu Banten (M3CB) M. Sirojudin, Sabtu (9/12).

Sirojudin menegaskan, keputusan Abuya dalam mendukung pasangan Ganjar-Mahfud pada pilpres 2024 kali ini sudah bulat. Sekalipun ada pasangan calon lain yang berkunjung, menurutnya sebatas silaturahmi.

"Kalau pilihan Abuya sudah jelas mendukung Pak Ganjar dan Pak Mahfud, sudah tidak ada pertimbangan lain. Adapun oknum-oknum yang memelintir kalimat-kalimat Abuya, itu posisinya bukan kesalahan di Abuya. Mereka saja yang pingin membuat framing sendiri, ya namanya juga masa-masa kampanye lah," ujarnya.

"Sangat tegas, sampai terakhir tadi saya konfirmasi dengan A Mufa, selaku putra Abuya, menyampaikan kepada saya bahwa tolong sampaikan pada semua, kalau ada yang bertanya, Abuya tetap konsisten di Pak Ganjar dan Pak Mahfud," tambah Sirojudin.

Dia mengungkapkan pertemuan Gibran dengan Abuya hanya silahturahmi dan meminta doa. Pertemuan keduanya pun berjalan sebentar.

"Pembahasannya sebatas hanya memohon doa saja, dan beliau menyampaikan bahwa tujuan kesini hanya silahturahmi, tidak lebih dari itu. Makanya durasinya sangat singkat," jelasnya.

Sirojudin mengungkapkan, pesan Abuya pada pemilu ini, meski banyak perbedaan pasangan dan pilihan dalam pemilu agar dilakukan dengan gembira, jangan sampai ada keributan.

"Terutama Abuya sekarang punya wadah Majelis Mudzakaroh Muhtadi Cidahu Banten. Dan pada pemilu ini diintruksikan oleh Abuya untuk terlibat, dikarenakan apa, salah satunya adalah kita melihat kondisi bangsa saat ini. Perlu ada langkah-langkah strategis kompenen masyarakat terutama untuk memanfaatkan pemilu ini menjadi pemilu yang bisa menentukan arah bangsa ke depan yang lebih baik," pungkasnya.