La Ode Darwin Launching Program "Petani Keren" Bersama Gabungan Tunas Tani Mubar

PUBLIKSATU, LAWORO - Bakal Calon (Balon) Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar) La Ode Darwin membuat terobosan baru untuk para petani di Mubar. Gebrakan yang dibangun suami dari Rika Purwaningsih itu, adalah Petani Keren.
Selasa (12/12) bertempat Di desa Lalemba, Kecamatan Lawa, La Ode Darwin meresmihkan kegiatan Petani Keren bersama Gabungan Tunas Tani (GTT) Mubar yang ditandai dengan penanaman beberapa jenis tanaman seperti Pisang, Pepaya, Jeruk, Jagung, dan Kacang.
Masyarakat khususnya para petani sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Salah seorang petani asal Desa Lalemba, La Goya menaruh harapan besar terhadap lahirnya program Petani Keren. Jika La Ode Darwin diberi amanah memimpin Mubar, permintaan para petani harus lebih diperhatikan.
"Kendala yang kami alami selama ini sebagai petani, ketersediaan bibit unggul, pemasaran harga, alat-alat penggarap pertanian modern, serta pendampingan. Kami berharap agar La Ode Darwin memberikan perhatian serius kepada kami para petani, jika terpilih sebagai bupati Mubar kedepan,"harapnya.
Senada dengan La Juria. Ia meminta agar Petani Keren, tidak hanya dijadikan slogan. Namun, memberikan perwujudan dan langkah-langkah konkrit dalam mewujudkan kesejahteraan bagi para petani. "Semoga ini menjadi langkah awal dalam membangun sektor pertanian di Mubar. Petani Keren, tidak hanya hadir sebagai slogan tetapi menjadi jembatan emas bagi petani,"tambahnya.
Dihadapan ratusan masyarakat La Ode Darwin, berkomitmen akan mewujudkan apa yang menjadi tuntutan para petani terkait dengan kendala yang dihadapi dalam mengembangkan sektor pertanian. Jika terpilih menjadi bupati ia akan mengadakan bibit unggul dan pupuk gratis kepada seluruh petani.
"Setiap wilayah saya akan siapkan alat berat berupa excavator sebagai penggarap lahan pertanian. Saya paham bahwa petani adalah urat nadi dalam memajukan daerah dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,"ungkapnya.
Menurut dia, Petani Keren nantinya akan dijadikan wadah pemberdayaan bagi para petani. Programnya adalah upaya membantu percepatan produktivitas pangan ditengah ancaman kelangkaan bahan pangan dimasa depan yang tentunya akan memberikan efek ganda pada peningkatan kesejahteraan petani.
"Melalui petani keren, kami akan merancang berbagai program kerja yang menyentuh seluruh akar rumput. Kita akan membantu petani melakukan pemetaan potensi lahan tiap-tiap wilayah, membantu pengadaan bibit unggul, menghadirkan teknologi alat pertanian, mendampingi masyarakat dalam petik olah jual termasuk membantu pemasaran hasil-hasil pertanian masyarakat,"ucap dia.
Pria yang kerap disapa DW itu berkomitmen, benar-benar mencurahkan fokus perhatiannya pada kesejahteraan petani. Ia akan berupaya menjadikan Mubar sebagai penyuplai makanan diberbagai daerah.
"Saya akan jadikan petani Mubar sebagai penyuplai makanan bagi orang-orang yang tinggal di kota. Tentunya akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita didesa bisa memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan berupa pisang, pepaya, jeruk, jagung, dan juga kacang. Kita bisa suplay diwarung-warung makan, bahkan mall-mall besar,"tandasnya.
Kemudian, petani Mubar diajar agar tidak lagi berfikir, bertani untuk menghidupi keluarga. Tetapi bertani agar memenuhi kebutuhan orang yang ada diluar daerah dengan cara menjual hasil pertanian.