Berita Terkini
Kesehatan

Cara Melindungi Bayi dari Penyakit Pernapasan Tanpa Masker

Oleh Haeruddin · Jumat, 15 Desember 2023 20:15 WIB · 2 menit baca
Cara Melindungi Bayi dari Penyakit Pernapasan Tanpa Masker
ilustrasi pneumonia pada bayi. ( (Sumber Foto: Kids Clinic))

PUBLIKSATU, - Meningkatnya kembali kasus COVID-19 dan Pneumonia yang mengancam anak-anak, menjadi pemantik kekhawatiran bagi para orangtua.

Menanggapi maraknya kasus COVID-19 dan Pneumonia belakangan ini, Kementerian Kesehatan Indonesia telah mengimbau masyarakat Indonesia untuk memakai masker dan rajin mencuci tangan hingga bersih.

Begitu pula penerapan pemakaian masker di bandara bagi masyarakat dan turis asing, serta dilakukannya pemindaian suhu di bandara Indonesia dan Terminal Feri Batam.

Hal tersebut dilakukan untuk memperlambat penyebaran kuman, virus COVID-19, flu, pneumonia, dan patogen pernapasan lainnya yang berpotensi mengancam kesehatan.

Namun, dilansir JawaPos.com dari Nationwide Children, Jumat (15/12), bagi bayi atau anak di bawah usia 2 tahun, masker tidak dapat digunakan karena kesulitan pernapasan yang akan dihadapi.

Bayi dan anak di bawah usia 2 tahun memiliki saluran udara yang lebih kecil, maka bernapas melalui masker akan lebih sulit bagi mereka dibandingkan anak yang lebih besar atau orang dewasa.

Untuk itu, ada beberapa cara lain untuk melindungi bayi dan anak di bawah usia 2 tahun dari penyakit pernapasan menular tanpa masker.

1. Hindari Kontak Publik yang Tidak Perlu

Jaga jarak bayi dan anak di bawah usia 2 tahun setidaknya 1,8 meter dari orang lain ketika berada di tempat umum.

Jika bisa, jangan meninggalkan bayi atau anak di bawah usia 2 tahun di luar pengawasan orangtua, terutama saat berada di luar rumah.

Dalam keadaan terpaksa untuk membawa bayi ke tempat umum, tutupi gendongan bayi dengan selimut dan pastikan bayi masih bisa bernapas dengan nyaman.

2. Jaga Kebersihan Tangan Orangtua

Orangtua wajib sering mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik, atau membersihkan tangan dengan alkohol minimal 60 persen.

Segera mencuci tangan setelah tiba di rumah dari manapun, dan cuci permukaan rumah yang sering disentuh dengan lap atau semprotan disinfektan.