Tentara Israle Tembak 3 Tawanan Hamas Meski Mengibarkan Bendera Putih

PUBLIKATU, - Tiga sandera Israel yang ditawan oleh Hamas dikabarkan terbunuh oleh pasukan Israel.
Diketahui tiga sandra yang ditawan Hamas itu, disebutkan telah mengibarkan bendera putih sebelum ditembak.
Hal tersebut diungkapkan oleh pejabat militer Israel pada Sabtu (16/12), mengutip penyelidikan awal atas insiden tersebut.
Dikutip dari Reuters, Senin (18/12), pejabat militer tersebut mengungkapkan bahwa pada Jumat (15/12), seorang tentara melihat para sandera muncul puluhan meter dari pasukan Israel di Shejaiya, sebuah daerah pertempuran sengit di Gaza Utara, dimana pasukan Hamas beroperasi dengan pakaian sipil dan menggunakan taktik penipuan.
“Mereka semua tanpa baju dan mereka memiliki tongkat dengan kain putih di atasnya. Prajurit itu merasa terancam dan melepaskan tembakan. Dia menyatakan bahwa mereka adalah teroris. Mereka (pasukan Israel) melepaskan tembakan. Dua sandera tewas seketika,” ungkap pejabat tersebut.
Sandera ketiga terluka dan mundur ke sebuah gedung terdekat, dimana dia meminta bantuan dalam bahasa Ibrani.
“Segera komandan batalion mengeluarkan perintah gencatan senjata, tetapi sekali lagi ada tembakan lagi ke arah sosok ketiga dan dia juga tewas,” katanya.
“Ini bertentangan dengan aturan keterlibatan kami,” imbuhnya.
Pada hari Jumat (15/12), militer Israel mengidentifikasi tiga sandera yang tewas di Shejaiya, yaitu Yotam Haim dan Alon Shamriz yang diculik dari Kibbutz Kfar Aza, dan Samer Al-Talalka, yang diculik dari Kibbutz Nir Am.
Sekitar 300 orang berduka atas Samer, 25, pada pemakamannya di hari Sabtu (16/12), di kampung halamannya di Hura, Israel Selatan.
“Kami memiliki begitu banyak harapan, ekspektasi, bahwa dia akan kembali pada kami,” kata sepupu Samer, Alaa Al-Talalka.
“Kami tidak akan mulai menuding, siapa yang bersalah dan siapa yang tidak. Ini bukan waktunya,” ungkapnya.
“Keluarga hanya memikirkan bagaimana membawa para sandera kembali hidup-hidup. Ini saatnya meminta perang berakhir,” imbuhnya.