Jangan Asal Konsumsi Suplemen Vitamin D, Perhatikan 8 Hal Berikut!
Bagikan

PUBLIKSATU, - Beberapa orang suka menjaga kadar vitamin D yang optimal di dalam tubuh dengan bantuan asupan makanan alami dan suplemen.
Selain itu, biasanya tubuh menerima vitamin D saat berjemur di bawah sinar matahari karena hal itu menjadi cara paling alami untuk mendapatkan vitamin tersebut.
Di sisi lain, kekurangan vitamin D dapat memicu osteoporosis, jantung, rakhitis, dan masalah lain yang berhubungan dengan tulang sehingga sebagian orang beralih dari makanan alami memilih suplemen vitamin D.
Meskipun ada banyak cara untuk mendapatkan vitamin D, sekitar satu miliar orang di dunia mengalami kekurangan vitamin D dan termasuk masalah kesehatan masyarakat global, berdasarkan penelitian StatPearls tahun 2023.
Vitamin D berfungsi membantu penyerapan kalsium, penting untuk kekuatan tulang dan gigi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatur mood, dan mendukung fungsi otot, kata ahli gizi Shabana Parveen.
Untuk menjaga tingkat vitamin D, memerlukan tingkat 25-hidroksivitamin D yang bersirkulasi lebih besar dari 30 nanogram per mililiter.
Suplemen vitamin itu pada dasarnya adalah bentuk sintetis dari nutrisi penting ini tersedia dalam tablet, kapsul, atau tetes.
Dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Kamis (21/12), ada 8 hal yang perlu diketahui pemula sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D. Apa saja? simak uraiannya di bawah ini.
1. Konsultasi dengan tenaga kesehatan
Prioritaskan konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum memulai makan suplemen apapun terutama vitamin D untuk memandu dosis tepat dan potensi interaksi dengan obat-obatan, kata sang ahli.
2. Penilaian kadar vitamin D saat ini
Tes darah dapat menentukan kadar vitamin D di tubuh saat ini dan akan membantu untuk mengetahui apakah perlu mengonsumsi suplemen tersebut.
3. Kondisi kesehatan yang mendasari