Berita Terkini
Nasional

Menteri BUMN Merger Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II Jadi InJourney Airports

Oleh Haeruddin · Jumat, 29 Desember 2023 21:30 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Menteri BUMN Merger Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II Jadi InJourney Airports
Sejumlah penumpang harus melalui berbagai titik pemeriksaan (check point) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Angkasa Pura II. (Foto: diambil dari Jawapos.com)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi melakukan merger terhadap dua perusahaan pelat merah pengelola bandara, yakni PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II menjadi InJourney Airports.

"Alhamdulillah proses yang panjang telah menemui akhirnya, upaya kita untuk memperkuat pengelolaan bandara berhasil terwujud," ujar Erick melalui keterangan resmi, Jumat (29/12).

Erick mengungkapkan, kehadiran InJourney Airports dan PT Integrasi Aviasi Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) sebagai subholding InJourney Group merupakan terobosan besar dalam sektor industri aviasi dan kebandarudaraan.

Dia menyebutkan, hal ini bentuk adaptif BUMN dalam menghadapi perubahan zaman. "Dengan transformasi ini, kita berharap pengelolaan bandara bisa lebih terintegrasi dan efisien," ungkap Erick.

Lebih lanjut, Erick mengatakan, transformasi di sektor pengelolaan bandara menjadi keharusan dalam mengoptimalkan potensi sektor ekonomi, pariwisata, hingga logistik Indonesia.

"Yang terpenting, integrasi ini harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan dengan adanya standarisasi sistem operasi dan kebijakan yang sama," tandas Erick.

Sebelumnya, pada November 2023, Kementerian BUMN menargetkan penggabungan atau merger antara PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II selesai pada akhir tahun ini. Penggabungan ini dinilai bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisata mancanegara di tanah Air.

Selain karena efisiensi bisnis, tujuan dilakukan merger adalah untuk memperkuat infrastruktur industri bandara di dalam negeri. Sehingga ke depan, bandara-bandara di Indonesia bisa naik kelas di level global. (jpg)

Bagikan