Euforia Malam Tahun Baru, Kenali Pyrophobia dan Cara Mengatasinya!
Bagikan

PUBLIKSATU, - Euforia pergantian tahun memang merupakan salah satu yang ditunggu-tunggu bagi sebagian besar orang, karena pada saat itu, langit-langit akan dipenuhi dengan gemerlap kembang api yang saling bersahutan.
Namun sayang, tidak semua orang dapat menikmati kondisi seperti itu. Salah satunya bagi penderita Pyrophobia.
Dilansir JawaPos.com dari my.clevelandclinic.org, pyrophobia merupakan sebutan bagi seseorang yang mempunyai ketakutan ekstrim terhadap api.
Orang dengan Pyrophobia sering merasa takut saat melihat api dalam bentuk apapun, seperti api unggun, nyala lilin, ataupun kembang api.
Terkadang, mereka juga mengalami kecemasan yang parah saat memikirkan atau berbicara tentang api.
Mereka mungkin mengantisipasi kebakaran di tempat atau situasi apapun, bahkan ketika tidak ada bahaya atau ancaman yang nyata.
Beberapa orang memiliki ketakutan terhadap kebakaran hutan secara khusus, yang merupakan kondisi yang disebut agri pyrophobia.
Ini adalah salah satu bentuk dari pyrophobia.
Sampai batas tertentu, takut akan api adalah hal yang normal. Namun, pyrophobia jauh lebih intens daripada respons "melawan atau lari dari api" pada umumnya.
Ketakutan yang parah terhadap api dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Gejala-Gejala Pyrophobia
Orang dengan Pyrophobia dapat menghindari situasi apapun yang mereka yakini berpotensi menimbulkan kebakaran, termasuk ketakutan pada petasan atau kembang api dalam jumlah banyak.
Gejala umum yang dirasakan biasanya tidak ingin masuk ke tempat-tempat yang memiliki perapian.