Berita Terkini
Entertaiment

Mobil Kejar-kejaran dengan Petugas, Saipul Jamil Nyaris Diamuk Massa Saat Diamankan Petugas

Oleh Ramli Akhmad · Minggu, 7 Januari 2024 01:07 WIB · 2 menit baca
Mobil Kejar-kejaran dengan Petugas, Saipul Jamil Nyaris Diamuk Massa Saat Diamankan Petugas
Saipul Jamil saat diamankan petugas kepolisian Jumat (5/1) sekitar pukul 22.28 WIB  (jawa pos)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Potongan video terkait penangkapan Saipul Jamil di bilangan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (6/1) kemarin, menyedot perhatian publik luas. video yang beredar, terlihat penyanyi dangdut itu dikerubungi sejumlah orang termasuk petugas kepolisian.

Akhirnya terungkap bahwa Saipul Jamil ternyaya nyaris diamuk oleh massa dalam penangkapan kemarin. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi dalam jumpa pers di Polsek Tambora Jakarta Barat.

"Penyidik baru tahu setelah penumpang sebelah kiri mobil buka kaca pintu, ada yang sambil teriak bilang itu saudara SJ, Saiful Jamil. Karena situasinya crowded, penyidik berupaya mengamankan orang di mobil dari upaya main hakim sendiri dari masyarakat karena banyak yang mengejar," jelas Kombes Pol M Syahduddi, Sabtu (6/1).

Saipul Jamil nyaris diamuk massa karena mobil yang ditumpanginya dan asistennya sempat menabrak 2 pengendara motor saat berusaha melarikan diri.

Padahal sebelumnya penyidik sudah berhasil memberhentikan mobil yang ditumpangi Saipul Jamil di sekitar perumahan Casa Jardin. Saat itu, petugas mengetok pintu mobil dan memperkenakan diri dari kepolisian.

"Tiba-tiba S (asisten Saipul Jamil) berupaya melarikan diri dengan banting stir ke kanan dan menabrak 2 pengendara sepeda motor," tuturnya.

Petugas pun melakukan pengejaran dan diikuti oleh masyarakat juga ikut membantu pengejaran, termasuk motor yang kena tabrak oleh mobil yang ditumpangi Saipul Jamil dan asistennya.

"Saat masuk putaran di Tubagus Angke, penyidik melihat pengemudi buka jendela buang sesuatu ke taman di sekitar U Turn. Tapi petugas fokus pada pengejaran. Masuk Daan Mogot ada perlintasan kereta api, penyidik menduga pelaku menyerahkan diri. Tapi pelaku banting stir kiri naik trotoar masuk perumahan dan berhenti di jalan buntu," jelasnya.

Karena jalan buntu, petugas kepolisian menduga S akan menyerahkan diri. Tak tahunya pelaku malah memundurkan kendaraannya dan kemudian menabrak petugas serta warga yang ada di belakangnya.

"Dalam situasi lalu lintas padat, pelaku masuk jalur busway. Tepatnya di halte busway di Grogol ada pemberhentian busway. Saat mobil masuk jalur busway terhenti di situ, minta pengemudi busway tidak melaju dan diamankan," jelasnya.

Sejumlah masyarakat mengetahui di dalam mobil ada Saipul Jamil. Mereka pun berusaha membuka kaca mobil secara paksa. Namun petugas kepolisian mengamankan supaya tidak ada aksi main hakim sendiri.

"Saat ada yang berusaha buka kaca mobil, itu masyarakat yang membantu kejar kendaraan, bukan petugas," jelasnya.