Puluhan Ribu Warga Sultra akan Hadiri Kampanye Capres Anis Baswedan di Kendari

PUBLIKSATU, RAHA - Selasa depan pasangan Calon Presiden nomor urut 01 Anis Baswedan dijadwalkan akan bertandang di Sulawesi Tenggara untuk menggelar kampanye di Kota Kendari. Rencananya Anis tiba di Kota Kendari pada tanggal 9 Januari 2024 dan akan disambut oleh puluhan ribuan relawan dan simpatisannya.
Ketua Relawan Sobat Anies Nasional-Sultra/Jubir AMIN - Sulawesi Tenggara Amir Fariki saat ditemui di Raha, mengajak kepada seluruh masyarakat Sultra yang menginginkan perubahan untuk hadir bersama-sama dalam menyambut dan memeriahkan Agenda Kampanye AMIN di Bumi Anoa yang rencananya akan berlangsung tanggal 09 Januari 2024.
"Kami pastikan puluhan ribu warga Sulawesi Tenggara akan menghadiri kampanye calon presiden Anis Baswedan di Kendari, seluruh relawan di semua kabupaten sudah bergerak untuk berkonsolidasi kepada warga Sultra yang menginginkan perubahan,"ujarnya Minggu, 06/01/2024.
Amir mengatakan kini gaung perubahan makin masif dimana-mana hampir diseluruh daerah di Indonesia gaung perubahan terus bergema. Hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat sudah anti klimaks dengan kondisi yang dipertontonkan oleh Rezim hari ini.
Bagaimana tidak lanjut Amir, korupsi makin menggila, nepotisme terang-terangan di depan mata, kepatutan dan kewarasan dihilangkan, hukum dan etika tidak lagi menjadi sesuatu yang sangat dijunjung tinggi, oligarki dan bahkan dinasti politik terburuk dalam sejarah yang pernah ada, belum lagi soal kemiskinan, soal mahalnya harga kebutuhan pokok, bbm sulit, minim lapangan kerja hingga hutang luar negeri yang makin menggila.
"Maka rakyat hari ini butuh pemimpin yang berani, yang memiliki ide, kecerdasan, gagasan dan rekam jejak yang teruji, memiliki visi besar tentang perubahan bangsa dalam menghadirkan unsur-unsur keadilan sosial dan kesetaraan dalam setiap kebijakan yang akan diambilnya ke depan dan diantara 3 calon presiden cuma AMIN yang memiliki visi perubahan itu,"ujarnya.
Lebih lanjut ia mengingatkan kepada masyarakat Sulawesi tenggara tidak lagi salah dalam hal memilih pemimpin, periksa rekam jejaknya, Apakah calon itu memiliki kualitas kecerdasan di? Dan apakah calon itu memiliki gagasan besar untuk bangsa atau tidak?
"Jika salah dalam memilih pemimpin maka sama halnya dengan membuat kondisi ini akan makin terpuruk ke depannya,"terangnya
Ia mengatakan Sultra yang menjadi bagian penting dari Indonesia harus mengambil peran dan bagian dari penentu sejarah perubahan itu, tidak boleh hanya sekedar menjadi saksi apalagi penonton.
"Sebab perubahan itu ada di tangan kita dan suara kita akan menentukan baik atau buruknya nasib bangsa ini,"cetusnya.
Olehnya itu dirinya mengajak masyarakat Sulawesi tenggara untuk bersama - sama dalam barisan perubahan untuk memenangkan pasangan AMIN sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia tahun 2024.