Berita Terkini
Baubau

Resmi Menjadi Penentu Kelulusan, Hari Ini SMP se-Kota Baubau Menggelar Ujian Sumatif

Oleh Murdin · Selasa, 23 April 2024 01:33 WIB · 2 menit baca
Resmi Menjadi Penentu Kelulusan, Hari Ini SMP se-Kota Baubau Menggelar Ujian Sumatif
Plt Kepala Disdikbud Kota Baubau La Ode Darussalam Pantau langsung pelaksanan ujian Sumatif. (Murdin)

PUBLIKSA, BAUBAU - Seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Baubau menggelar ujian Sumatif dimulai hari senin 22 April sampai sabtu 27 April 2024 kedepan.

Demikian pelaksanaan perdana ujian Sumatif disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau, La Ode Darussalam.

"Hari ini seluruh SMP se-Kota Baubau melaksanakan Ujian Sumatif penentuan kelulusan kelas lll atau kelas lX," kata Darussalam lewat sambungan telepon, senin 22/4.

Disebutkan, siswa dan siswi kelas lll atau siswa kelas lX tersebut yang terdaftar sebagai peserta ujian sumatif seluruhnya sebanyak 2.850.

Lanjut Asisten lll Setda Baubau ini, ia menjelaskan ujian tahun ini sama dengan tahun lalu namun berbeda dari sisi sistem penilaian atau sistem pelaksanaan, dengan kata lain, tidak lagi mengenal ujian negara atau tahap akhir nasional.

"Tetapi kita sudah menggunakan tahap yang namanya ujian sumatif untuk penentuan kelulusan siswa kelas lX," tandasnya.

Lebih lanjut, Untuk bentuk soalnya pihak sekolah diberikan kewenangan sepenuhnya dan hal itu merupakan merupakan otonomi sekolah dan tidak lagi ditentukan oleh Disdikbud apa lagi dari keputusan nasional dalam hal ini pemerintah pusat.

"Tetapi kami dari Dinas PK itu hanya untuk menentukan pada hari yang sama hari senin, selasa sampai sabtu itu mata pelajaran seluruh sekolah itu sama," jelasnya.

"Jadi setiap hari dua mata pelajaran, jadi hari senin SMP 1 dan SMP 2 itu sama semua mata pelajarannya," tambahnya.

Perlu diketahui, untuk SMP di Kota Baubau ada tiga sistem yang digunakan dalam ujian ada yang menggunakan online pake aplikasi sibiti itu digunakan oleh SMP Negeri 4 Baubau.

Kemudian untuk SMP Negeri 3 Baubau itu menggunakan google form jadi para siswa dan siswi itu menggunakan HP untuk menjawab soal-soal di google form.

"Untuk SMP 3 Baubau yang tidak ada HP itu akan difasilitasi sekolah masuk di lab komputer untuk melaksanakan Ujian google form tadi, jadi menggunakan google form. Kemudian ada yaya manual, manual itu menggunakan lembaran-lembaran kertas," tutupnya.